kingsheadwye.com

Forum Media Asia-Pasifik Dibuka di Shenzhen, Membangun Jembatan Saling Pengertian dan Koeksistensi melalui Media

Shenzhen (ANTARA)- Pada 5 September 2026, Forum Media Asia-Pasifik dibuka di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan. Li Shulei, Kepala Departemen Publisitas Komite Sentral Partai Komunis China (PKT), menghadiri upacara pembukaan dan menyampaikan pidato utama. Huang Kunming, Sekretaris Komite PKT Provinsi Guangdong, juga menghadiri dan memberikan sambutan pada upacara tersebut.

Mengusung tema “Membangun Jalan Menuju Kemakmuran Bersama bagi Komunitas Asia-Pasifik: Konsensus dan Aksi Media,” forum ini mempertemukan lebih dari 400 perwakilan dari lebih dari 220 organisasi media arus utama, lembaga pemikir, instansi pemerintah, kedutaan besar dan konsulat di China, badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta organisasi internasional. Para peserta berasal dari 42 negara dan kawasan di seluruh dunia, dengan keterwakilan yang kuat dari kawasan Asia-Pasifik, untuk mempererat kembali persahabatan dan menjajaki peluang kerja sama.

China akan menjadi tuan rumah Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC ke-33 pada akhir tahun ini. Pembangunan dan kerja sama di kawasan Asia-Pasifik tidak dapat terwujud tanpa partisipasi aktif media di seluruh kawasan. Penting untuk menceritakan kisah Asia-Pasifik yang terbuka dan saling terhubung, memberikan liputan yang komprehensif mengenai kemajuan dan pencapaian kerja sama di berbagai bidang, serta membangun lingkungan opini publik yang kondusif bagi keterbukaan dan pembangunan kawasan.

Forum ini menghasilkan sejumlah capaian konkret, antara lain pembentukan Komite Penyelenggara Kemitraan Media Asia-Pasifik, pertukaran dokumen kerja sama media antara China dan negara-negara lain, peluncuran Inisiatif Kerja Sama Media “Berkumpul di Shenzhen, Menciptakan Asia-Pasifik yang Lebih Baik,” serta penerbitan Konsensus Shenzhen Forum Media Asia-Pasifik (Konsensus Shenzhen).

Berbagai capaian tersebut menandai lompatan penting dalam kerja sama media Asia-Pasifik, dari “interaksi yang tersebar” menuju “kolaborasi yang terlembaga.” Di tengah momentum “Tahun China” APEC 2026, forum ini telah memberikan kontribusi nyata dan sangat dibutuhkan dari sektor media bagi upaya membangun komunitas Asia-Pasifik dengan masa depan bersama.

Menjelang Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC yang akan datang, Inisiatif Kerja Sama Media yang diluncurkan di Shenzhen menjadi salah satu hasil forum yang paling inovatif dan dapat ditindaklanjuti. Inisiatif ini membentuk siklus kerja sama yang lengkap dengan tiga pilar utama: berbagi teknologi, produksi konten bersama, dan pengembangan talenta.

Dalam bidang berbagi teknologi, akan didirikan Pusat Shenzhen untuk Media Digital dan Cerdas Asia-Pasifik. Shenzhen tengah membangun fondasi teknologi canggih bagi industri media, ekosistem HarmonyOS sumber terbuka (OpenHarmony), laboratorium kecerdasan digital, serta berbagai skenario aplikasi. Kota ini juga siap berbagi teknologi dan hasil pengembangannya dengan mitra media di kawasan Asia-Pasifik, dengan menawarkan “solusi Shenzhen” bagi transformasi sistemik dan pengembangan inovatif media arus utama di era kecerdasan digital.

Dalam bidang produksi konten bersama, akan diluncurkan program kreasi bersama dan siaran bersama “Menyaksikan Keajaiban, Mencari Solusi.” Program ini mengundang mitra media Asia-Pasifik untuk menjadikan Shenzhen sebagai studi kasus dan model, serta bersama-sama merencanakan dan memproduksi konten yang objektif, faktual, dan multidimensional.

Dalam bidang pengembangan talenta, telah dibentuk Basis Pelatihan bagi Profesional Media Muda Asia-Pasifik. Setiap tahun, basis ini akan mengundang para profesional media dari kawasan Asia-Pasifik—terutama mereka yang berusia di bawah 45 tahun—untuk mengikuti program studi lapangan, kunjungan, dan pelatihan di Shenzhen.

Konsensus Shenzhen yang dirilis dalam forum tersebut membangun kesepahaman luas mengenai berbagai isu, termasuk kerja sama terbuka, transformasi digital, cerdas dan hijau, serta pertukaran antarmedia. Konsensus tersebut menyerukan perlindungan terhadap sistem perdagangan multilateral, pendalaman penerapan kecerdasan buatan (AI), peningkatan pembelajaran timbal balik antarperadaban, serta kontribusi terhadap kemakmuran kawasan Asia-Pasifik.

Sumber: Provinsi Guangdong

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.