FPTI Kalsel pantau kompetisi panjat tebing regional mahasiswa-pelajar - ANTARA News Kalimantan Selatan
Banjarmasin (ANTARA) - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Kalimantan Selatan memantau gelar kompetisi cabang olahraga panjat tebing berskala regional Kalimantan bagi mahasiswa dan pelajar di Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) dari 10-12 September 2026.
Ketua Bidang Organisasi Pengurus FPTI Kalsel Ahmad Miswan di Banjarmasin, Jumat, menyampaikan, kompetisi Direktur Poliban Wall Climbing Competition 2026 yang diikuti para atlet mahasiswa dan pelajar dari tiga provinsi, yakni, Kalsel, Kalteng dan Kaltim.
Menurut dia, kompetisi yang diselenggarakan Komunitas Pecinta Alam Poliban ini jadi bergengsi dan patut mendapat perhatian FPTI Kalsel karena banyak diikuti atlet dari luar provinsi tersebut.
"Ini luar biasa, peserta ada dari Kaltim dan Kalteng," ujarnya.
Menurut dia, kegiatan ini membuktikan bahwa olahraga panjat tebing berkembang pesat tidak hanya di Kalsel namun juga di provinsi-provinsi tetangga.
Direktur Poliban Wall Climbing Competition 2026 ini, dimana para atlet muda Kalsel dapat berkompetisi di level regional untuk bisa naik tingkat nasional.
"Pastinya kita pantau terus perkembangan prestasi mereka di sini dan di event lainnya," ujar Ahmad Miswan.
Kompetisi panjat tebing di Poliban mempertandingkan tiga kategori, yakni umum, pecinta alam dan usia 11-13 tahun yang berlangsung dari 10-12 September 2026 di venue panjat tebing kampus Poliban.
Ada sebanyak 89 atlet dari putra dan putri yang turun pada Direktur Poliban Wall Climbing Competition 2026 ini, selain dari kabupaten/kota di Kalsel juga dari Kota Balikpapan, Samarinda, Paser (Kaltim) dan dari Pangkaraya (Kalteng).
FPTI Kalsel berharap kompetisi ini terus berlanjut di tahun-tahun akan datang sebagai upaya pembinaan prestasi atlet, dan juga untuk peningkatan prestasi.
"Saat ini FPTI Kalsel di bawah pimpinan Harnuryadi Sulaiman HB juga terus menyelenggarakan event-event baik lokal, regional hingga nasional hingga prestasi atlet bisa berkembang pesat," katanya.
Pewarta: Sukarli
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.