kingsheadwye.com

G20 capai konsensus mengenai kebijakan penerapan teknologi global - ANTARA News Megapolitan

Istanbul (ANTARA) - Para menteri G20 mengakhiri pertemuan tingkat menteri bidang inovasi selama dua hari di Chapel Hill, North Carolina, Rabu (2/9), dengan mencapai konsensus mengenai tata kelola dan penerapan teknologi baru yang sedang berkembang.

"Mencapai konsensus di G20 bukanlah hal yang mudah, namun topik inovasi sebagai penggerak pertumbuhan telah menyatukan kami dalam momen persatuan yang bersejarah," kata Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick.

Dia menegaskan bahwa kesepakatan tersebut memberikan kepercayaan diri bagi para wirausahawan untuk berinvestasi, sembari memastikan bahwa kerangka kerja kekayaan intelektual mampu mendorong sekaligus melindungi inovasi.

Pilar-pilar tersebut mencakup kerangka kebijakan yang mendukung inovasi, pemanfaatan teknologi demi menciptakan peluang dan kesejahteraan, serta pengembangan tenaga kerja teknis yang terampil.

Prinsip-prinsip itu secara khusus mendorong negara-negara anggota untuk berinvestasi dalam penelitian dasar dan memperkuat jalur komersialisasi.

Kerangka kerja itu juga memprioritaskan kebijakan kekayaan intelektual untuk Kecerdasan Buatan (AI), serta pembentukan standar bagi sistem AI dan inovasi industri melalui investasi pada rantai pasok.

Michael Kratsios, direktur Office of Science and Technology Policy (OSTP)--lembaga yang memberikan saran kepada cabang eksekutif AS mengenai isu-isu teknologi--menyatakan bahwa visi itu mengandalkan kerangka kebijakan yang fleksibel untuk mendorong pertumbuhan global.

Pertemuan puncak yang diselenggarakan oleh Departemen Perdagangan AS dan OSTP itu menghadirkan diskusi tingkat tinggi dengan para pemimpin teknologi terkemuka, termasuk Elon Musk (Tesla dan SpaceX), Jensen Huang (NVIDIA), Sam Altman (OpenAI), dan Mark Zuckerberg (Meta).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 20 negara dan organisasi kawasan, termasuk Turkiye, China, Uni Eropa, Rusia, dan Inggris.

Sumber: Anadolu

Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.