Gedung Bapenda Terbakar, DPRD DKI Desak Pramono Cek Semua Bangunan Milik Pemprov
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:44 WIB
Jakarta, VIVA – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, mendesak Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecek kelayakan seluruh bangunan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, terutama dari sisi keamanan dan potensi bahaya kebakaran.
Baca Juga
Desakan tersebut disampaikan Kevin setelah kebakaran melanda Gedung Bapenda DKI Jakarta di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 7 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Kevin, pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi pada bangunan milik Pemprov DKI Jakarta.
Baca Juga
"Seharusnya Pemprov memiliki tim yang selalu mengawasi bangunan dari segi kelaikan dan bahaya kebakaran," kata Kevin saat dihubungi, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Kondisi Gedung Harus Dicek Berkala
Baca Juga
Kevin menilai Pemprov DKI seharusnya memiliki tim khusus yang secara rutin memeriksa kondisi bangunan milik pemerintah daerah.
Pemeriksaan, kata dia, tidak hanya dilakukan terhadap kondisi konstruksi gedung, tetapi juga mencakup berbagai fasilitas yang berkaitan dengan keamanan dan keselamatan bangunan.
"Tim tersebut bertugas untuk selalu mengecek kondisi bangunan baik dari kontruksinya hingga panel listriknya. Apakah masuk standar aman atau tidaknya," jelas politikus PSI tersebut.
Menurut Kevin, pemeriksaan kondisi bangunan harus dilakukan secara berkala. Pemerintah tidak seharusnya baru melakukan pengecekan setelah terjadi insiden kebakaran atau peristiwa lain yang membahayakan.
Ia berharap langkah pemeriksaan tersebut dapat dilakukan terhadap seluruh bangunan milik Pemprov DKI Jakarta sehingga potensi masalah dapat diketahui dan ditangani lebih awal.
Soroti Dugaan Sprinkler Tak Berfungsi
Selain meminta pemeriksaan seluruh gedung, Kevin juga menyoroti sistem keselamatan kebakaran di Gedung Bapenda DKI Jakarta.
Dia mengungkapkan adanya dugaan sistem fire sprinkler atau alat penyemprot air untuk memadamkan api di gedung tersebut tidak berfungsi saat kebakaran terjadi.
"Saya belum mengetahui apakah gedung Bapenda memiliki standar keamanan sebuah gedung atau tidaknya," ujar Kevin.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, berdasarkan informasi yang dia terima, terdapat dugaan salah satu fasilitas keselamatan kebakaran di gedung tersebut tidak berfungsi.
"Tapi, kalau dilihat diduga adanya yang tidak berfungsi seperti fire sprinkler atau semprotan yang ada di langit gedung di setiap lantainya," tambahnya.
Halaman Selanjutnya
Kevin menegaskan bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti apakah Gedung Bapenda telah memenuhi seluruh standar keamanan gedung. Karena itu, pemeriksaan terhadap kondisi bangunan dan fasilitas keselamatan dinilai penting untuk memastikan kelayakan gedung.