kingsheadwye.com

Gempa magnitudo 7 di NTT terasa hingga ke Lombok

Gempa magnitudo 7 di NTT terasa hingga ke Lombok

Sabtu, 15 Agustus 2026 07:04 WIB

Image Print

Tangkapan layar pusat gempa bumi tektonik berkekuatan tujuh magnitudo yang terjadi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). ANTARA/HO-BMKG

Mataram (ANTARA) - Gempa bumi tektonik berkekuatan tujuh magnitudo yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) subuh terasa hingga Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sejumlah warga yang usai menunaikan ibadah maupun sedang melakukan pekerjaan membersihkan rumah langsung berhamburan ke tengah jalan di komplek Perumahan Puri Anggrek, Kota Mataram, NTB.

"Gempa itu bikin kaget karena terjadi saat jam sibuk menyiapkan anak ke sekolah," kata salah seorang warga bernama Veronika saat ditemui di Mataram, NTB, Sabtu.

Ia mengatakan gempa terasa seperti ayunan dan berlangsung cukup lama, sehingga membuat kepala terasa pusing seperti jet usai melakukan penerbangan menggunakan pesawat.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 05:58 WITA dengan pusat gempa terjadi di sebelah utara Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Titik koordinat gempa bumi tersebut terletak pada 8,33 derajat lintang selatan dan 121,32 derajat bujur timur dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami atas peristiwa gempa bumi tersebut. Di Sikka dan Labuan Bajo, NTT, gelombang tsunami masing-masing setinggi 0,19 meter dan 0,36 meter. Sementara itu di Dompu, NTT, gelombang tsunami terdeteksi setinggi 0,17 meter.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang serta mengikuti informasi resmi terkait perkembangan gempa serta potensi gempa susulan.

"Tadi saat lagi tidur tiba-tiba semua benda di kamar bergoyang, ternyata itu gempa bumi. Semoga tidak terjadi hal buruk di daerah pusat gempa," ucap Adam, salah seorang warga Lombok lainnya.

Pewarta : Sugiharto Purnama
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.