kingsheadwye.com

Gempa NTT: Petugas medis berkejaran waktu selamatkan pasien - BBC News Indonesia

Gempa NTT hancurkan fasilitas kesehatan, petugas medis berkejaran waktu untuk selamatkan pasien - 'Situasinya sangat susah'

Gempa NTT

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Mega Tokan

Keterangan gambar, Petugas medis merawat warga yang terluka akibat gempa bumi di RSUD TC Hillers Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/08/2026).
    • Penulis, Faisal Irfani
    • Peranan, Jurnalis BBC News Indonesia
  • Telah diterbitkan 16 Agustus 2026, 11:03 WIB

    Diperbarui 2 jam yang lalu

  • Waktu membaca: 2 menit

Gempa berkekuatan M7,7 yang melanda kawasan Nusa Tenggara Timur turut menyebabkan layanan kesehatan publik terhambat. Salah satu fasilitas kesehatan di Kabupaten Manggarai rusak parah dan pasien terpaksa dirawat di tenda darurat.

Pegawai kehumasan di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, Rista Mari, mengatakan bahwa kondisi rumah sakit rusak parah akibat gempa.

Atap dan tembok bangunan roboh sehingga banyak ruangan kehilangan fungsinya, seperti ruang operasi, farmasi, sampai laboratorium.

Untuk menanggulangi situasi tersebut, pihak rumah sakit mendirikan tenda darurat bagi para pasien, seraya mempersiapkan ruangan darurat sebagai jalan pintas sementara.

Per Minggu (16/08) siang, masih ada 32 pasien yang dirawat di tenda darurat, termasuk korban gempa yang berjumlah 4 orang.

Tenda medis darurat di depan RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026,

Sumber gambar, AFP via Getty Images

Keterangan gambar, Korban gempa dirawat di tenda medis darurat di depan RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026, karena kekhawatiran gempa susulan. Dari tiga RS yang mengalami rusak berat di Pulau Flores, salah satunya adalah RS Ruteng.

Semua pasien korban gempa memerlukan tindakan medis sesegera mungkin. Satu pasien mengalami patah tulang.

"Di luar itu, beberapa pasien juga sudah tidak nyaman dan minta untuk pulang," katanya kepada BBC News Indonesia.

"Situasinya sekarang sangat susah."

Ruang operasi di RS Ruteng rusak akibat gempa, pada Sabtu (15/08).

Sumber gambar, Humas RS Ruteng

Keterangan gambar, Ruang operasi di RS Ruteng rusak akibat gempa, pada Sabtu (15/08).

Ruang bersalin RS Ruteng

Sumber gambar, Humas RS Ruteng

Keterangan gambar, Ruang bersalin di RS Ruteng juga mengalami kerusakan.

Rita menambahkan pihak RSUD Ruteng tengah berkejaran dengan waktu.

Sejauh ini, selain menyiapkan ruang darurat agar pasien yang butuh tindakan cepat dapat diatasi, mereka berupaya keras mengumpulkan sisa-sisa alat medis yang sekiranya masih dapat difungsikan.

"Kami dengar kabar akan ada bantuan tim medis, tapi belum ada sampai sekarang. Kami berharap bantuan itu segera tiba," pungkasnya.

Gempa NTT

Sumber gambar, ANTARA FOTO/Gecio Viana

Keterangan gambar, Pasien terdampak gempa dievakuasi di halaman RS Siloam Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Sabtu (15/8/2026).

Menurut data Kementerian Kesehatan pada Sabtu (15/08), dari 21 rumah sakit di kabupaten-kabupaten yang terdampak gempa, sebanyak enam RS rusak ringan dan tiga RS rusak berat.

Dari tiga RS yang mengalami rusak berat, satu berada di Kabupaten Manggarai (RS Ruteng) dan dua lainnya berada di Kabupaten Nagekeo (RS Pratama Raja dan RS Aeramo).

Adapun dari 190 puskesmas, sebanyak 37 puskesmas rusak sedang dan 20 puskesmas rusak berat.

Puskesmas-puskesmas itu tersebar di Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Manggarai Timur, dan Kabupaten Ngada.

Laporan ini akan diperbaharui secara berkala

Temukan lebih banyak