Gubernur: Kebakaran Serdang Bangka Selatan terbesar di Indonesia
Kebakaran Dusun Serdang ini merupakan musibah terbesar di Indonesia
Pangkalpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani menyebut kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kabupaten Bangka Selatan, pada Sabtu (10/10) malam terbesar di Indonesia, karena menghanguskan ratusan rumah warga di daerah itu.
"Kebakaran Dusun Serdang ini merupakan musibah terbesar di Indonesia," kata Gubernur Hidayat Arsani saat meninjau warga korban kebakaran di Dusun Serdang, Minggu.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Babel pada Minggu (11/10) pukul 09.40 WIB, jumlah rumah warga terdampak kebakaran Dusun Serdang mencapai 600 unit, dengan 600 Kepala Keluarga (KK) atau 2.400 jiwa. Data tersebut belum final.
"Hari ini kami sudah melihat langsung kondisi rumah dan warga korban kebakaran di Dusun Serdang dan ini tengah kita inventarisasi," katanya.
Baca juga: Babel kerahkan tim gabungan tangani kebakaran di Desa Serdang
Ia menyatakan dari hasil inventarisasi kebakaran Dusun Serdang tersebut akan diketahui berapa jumlah rumah terdampak kebakaran, berapa jumlah korban, dan berapa kerugian akibat kebakaran tersebut.
"Kami berharap pemerintah provinsi dan kabupaten untuk bergabung menyelesaikan masalah ini, terutama untuk menyelamatkan warga korban kebakaran ini," kata Gubernur Hidayat Arsani.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel Agus Afandi mengatakan penyebab kebakaran masih belum diketahui, api mulai menyala pada Sabtu (10/10) sekitar pukul 15.10 WIB yang membakar lahan. Diperoleh informasi, penyebab kebakaran hebat ini berawal dari terbakarnya lahan di dekat lingkungan permukiman penduduk.
"Tiupan angin kencang dan lokasi kering membuat api semakin cepat merambat ke pemukiman penduduk, kebanyakan material rumah penduduk dinding papan, kemudian dilaporkan ter-update pukul 21.10 WIB sudah menghanguskan ratusan rumah, namun data ini belum final," kata Agus Afandi.
Baca juga: BPBD: 500 rumah warga Dusun Serdang terbakar
Pewarta: Aprionis
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.