kingsheadwye.com

Gubernur NTT mengapresiasi kepedulian Freeport bantu korban gempa Flores

Gubernur NTT mengapresiasi kepedulian Freeport bantu korban gempa Flores

Selasa, 1 September 2026 15:44 WIB

Image Print

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menyerahkan secara simbolis bantuan kepada Gubernur NTT Melki Laka Lena. ANTARA/Kornelis Kaha

Kupang (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada PT Freeport Indonesia (PTFI) yang membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTT dan masyarakat NTT, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada PT Freeport Indonesia yang telah memberikan perhatian dan bantuan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa bumi di Flores," katanya di Kupang, Selasa.

Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan dari PT Freeport Indonesia (PTFI), yang menyerahkan bantuan untuk korban gempa Flores senilia Rp2,5 miliar yang dilakukan secara simbolis di Kantor Gubernur NTT.

Menurut dia, bantuan dari berbagai pihak merupakan bentuk nyata solidaritas dan gotong royong dalam menghadapi bencana sekaligus menjadi penguat semangat bagi masyarakat untuk bangkit dan memulihkan kehidupan.

Melki mengatakan penanganan bencana membutuhkan kolaborasi seluruh pihak karena pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi besarnya kebutuhan masyarakat terdampak.

"Dukungan dunia usaha, lembaga, organisasi sosial, komunitas maupun masyarakat luas sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses penanganan dan pemulihan," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi langkah PTFI yang sejak awal mengirimkan tim untuk membantu penanganan masyarakat terdampak gempa di lapangan.

Melki berharap keterlibatan PTFI dapat berlanjut hingga tahap pascatanggap darurat, terutama dalam mendampingi pemulihan sejumlah fasilitas publik yang mengalami kerusakan akibat gempa.

“Kalau boleh nanti setelah bantuan tanggap darurat ini, mungkin ada beberapa fasilitas sarana prasarana fasilitas publik yang bisa PTFI secara khusus dampingi sampai betul-betul pulih,” katanya.

Menurut Melki, kolaborasi tersebut penting karena kebutuhan pemulihan pascabencana sangat besar, sementara pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran dan waktu dalam melakukan penyesuaian anggaran.

“Kita berharap kolaborasi seperti ini terus bergerak. Bukan hanya untuk tanggap darurat, tetapi juga untuk memastikan masyarakat dan fasilitas pelayanan publik bisa kembali normal,” ujarnya.

Melki juga menyampaikan apresiasi kepada Human Initiative, Palang Merah Indonesia (PMI), Dana Kemanusiaan Kompas, serta berbagai pihak lainnya yang turut membantu masyarakat terdampak gempa Flores.

Ia menilai solidaritas lintas daerah dan lintas sektor menjadi modal penting bagi NTT dalam menghadapi bencana sekaligus mempercepat proses pemulihan masyarakat.

Sementara itu, Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan keterlibatan perusahaan dalam penanganan gempa Flores telah dimulai sejak pertengahan Agustus 2026.

PTFI mengirimkan enam personel yang terdiri atas dua dokter, satu paramedis, dan tiga penyelamat (rescuer) ke NTT sejak 22 Agustus hingga 30 Agustus 2026.

Selama bertugas, tim tersebut membantu proses penyelamatan sekaligus memberikan pelayanan medis kepada masyarakat terdampak gempa.

Tony mengatakan kedekatan wilayah timur Indonesia menjadi salah satu alasan PTFI memberikan perhatian terhadap bencana yang terjadi di Flores.

“NTT merupakan tetangga dekat dari Papua. Kekerabatan wilayah timur ini mendorong kami untuk berbuat lebih bagi sesama,” ujarnya.

Ia menambahkan hubungan baik dengan Gubernur NTT juga turut memperkuat keputusan PTFI untuk hadir memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Kami bawa dengan satu niat yang tulus untuk membantu sesama kita dan bisa kemudian memicu perusahaan-perusahaan yang lain untuk ikut melakukan hal seperti ini,” kata Tony.

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.