kingsheadwye.com

Hingga Agustus 2026: 776 pasien rujukan di Aceh Barat sudah terima bantuan KABS Rp1 juta/orang - ANTARA News Aceh

Aceh Barat (ANTARA) - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat menyatakan sebanyak 776 orang pasien di daerah ini sejak Januari-Agustus 2026 telah mendapatkan bantuan biaya rujukan sebesar Rp1 juta/orang dari pemerintah daerah.

“Bantuan Rp1 juta/pasien tersebut berasal dari program Kartu Aceh Barat Sehat (KABS),” kata Humas RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Susi Maulhusna di Aceh Barat, Kamis.

Berdasarkan data resmi RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barah, rincian jumlah pasien rujuk pengguna KABS sepanjang Januari hingga Agustus 2026 diantaranya pada bulan Januari sebanyak 95 orang, Februari 78 orang, Maret 103 orang, April 113 orang, Mei 100 orang.

Kemudian pada bulan Mei sebanyak 100 orang, Juni 97 orang, Juli 92 prang serta Agustus sebanyak 98 orang.

Dari data tersebut, lonjakan pasien rujukan KABS tertinggi di tahun 2026 terjadi pada bulan April dengan 113 pasien, sedangkan jumlah terendah tercatat pada bulan Februari sebanyak 78 pasien. 

Susi Maulhusna mengatakan program Kartu Aceh Barat Sehat (KABS) saat ini tetap menjadi salah satu instrumen penting masyarakat Aceh Barat dalam mengakses fasilitas pelayanan kesehatan rujukan.

Sepanjang tahun 2025 lalu, pihaknya juga mencatat sebanyak 843 pasien telah dirujuk menggunakan Kartu Aceh Barat Sehat (KABS). Sementara untuk tahun 2026 ini, layanan rujukan KABS terus berjalan aktif melayani kebutuhan medis masyarakat. 

Manajemen RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pelayanan medis dan mempermudah alur rujukan bagi seluruh masyarakat pemegang Kartu Aceh Barat Sehat, kata Susi Maulhusna.

Seperti diketahui, Kartu Aceh Barat Sehat (KABS) adalah program layanan dan pendampingan kesehatan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bagi warga pemegang KTP Aceh Barat yang harus dirujuk ke rumah sakit di Banda Aceh.

Program ini diluncurkan pada Maret 2025 oleh Bupati Tarmizi dan Wakil Bupati Said Fadheil sebagai salah satu janji politik mereka pada Pilkada 2024 lalu.

Ada pun sasaran dan fasilitas penerima bantuan tersebut yaitu warga ber-KTP Aceh Barat yang dirujuk dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cut Nyak Dhien (CND) Meulaboh ke fasilitas rujukan lanjutan di Banda Aceh. 

Masing-masing keluarga pasien mendapatkan bantuan uang tunai pendampingan sebesar Rp1 juta/keluarga pasien, dengan tujuan bantuan ini dapat meringankan beban biaya pendampingan keluarga selama pasien menjalani pengobatan rujukan di luar daerah asal.

RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh mencatat tren penggunaan Kartu Aceh Barat Sehat (KABS) untuk rujukan pasien terus menunjukkan dinamika sepanjang tahun 2026. Hingga akhir Agustus 2026, total akumulasi pasien yang memanfaatkan layanan rujukan berbasis program KABS tersebut terus mengalami fluktuasi setiap bulan nya.

Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat menyatakan sebanyak 776 orang pasien di daerah ini sejak Januari-Agustus 2026 telah mendapatkan bantuan biaya rujukan sebesar Rp1 juta/orang dari pemerintah daerah.

“Bantuan Rp1 juta/pasien tersebut berasal dari program Kartu Aceh Barat Sehat (KABS),” kata Humas RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Susi Maulhusna kepada ANTARA, Kamis di Meulaboh.

Berdasarkan data resmi RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barah, rincian jumlah pasien rujuk pengguna KABS sepanjang Januari hingga Agustus 2026 diantaranya pada bulan Januari sebanyak 95 orang, Februari 78 orang, Maret 103 orang, April 113 orang, Mei 100 orang.

Kemudian pada bulan Mei sebanyak 100 orang, Juni 97 orang, Juli 92 orang serta Agustus sebanyak 98 orang.

Dari data tersebut, lonjakan pasien rujukan KABS tertinggi di tahun 2026 terjadi pada bulan April dengan 113 pasien, sedangkan jumlah terendah tercatat pada bulan Februari sebanyak 78 pasien. 

Susi Maulhusna mengatakan program Kartu Aceh Barat Sehat (KABS) saat ini tetap menjadi salah satu instrumen penting masyarakat Aceh Barat dalam mengakses fasilitas pelayanan kesehatan rujukan.

Sepanjang tahun 2025 lalu, pihaknya juga mencatat sebanyak 843 pasien telah dirujuk menggunakan Kartu Aceh Barat Sehat (KABS). Sementara untuk tahun 2026 ini, layanan rujukan KABS terus berjalan aktif melayani kebutuhan medis masyarakat. 

Manajemen RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pelayanan medis dan mempermudah alur rujukan bagi seluruh masyarakat pemegang Kartu Aceh Barat Sehat, kata Susi Maulhusna.

Seperti diketahui, Kartu Aceh Barat Sehat (KABS) adalah program layanan dan pendampingan kesehatan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bagi warga pemegang KTP Aceh Barat yang harus dirujuk ke rumah sakit di Banda Aceh.

Program ini diluncurkan pada Maret 2025 oleh Bupati Tarmizi dan Wakil Bupati Said Fadheil sebagai salah satu janji politik mereka pada Pilkada 2024 lalu.

Ada pun sasaran dan fasilitas penerima bantuan tersebut yaitu warga ber-KTP Aceh Barat yang dirujuk dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Cut Nyak Dhien (CND) Meulaboh ke fasilitas rujukan lanjutan di Banda Aceh. 

Masing-masing keluarga pasien mendapatkan bantuan uang tunai pendampingan sebesar Rp1 juta/keluarga pasien, dengan tujuan bantuan ini dapat meringankan beban biaya pendampingan keluarga selama pasien menjalani pengobatan rujukan di luar daerah asal.

RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh mencatat tren penggunaan Kartu Aceh Barat Sehat (KABS) untuk rujukan pasien terus menunjukkan dinamika sepanjang tahun 2026. Hingga akhir Agustus 2026, total akumulasi pasien yang memanfaatkan layanan rujukan berbasis program KABS tersebut terus mengalami fluktuasi setiap bulan nya.

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.