kingsheadwye.com

Hujan lebat picu banjir bandang di Thailand utara

Mae Hong Son (ANTARA) - Hujan lebat menyebabkan banjir bandang di Thailand utara hingga merusak sejumlah infrastruktur di Provinsi Mae Hong Son dan memaksa dilakukan upaya tanggap darurat di sepanjang perbatasan dengan Provinsi Chiang Rai.

Di Provinsi Mae Hong Son, curah hujan lebat tercatat sebesar 76,2 milimeter hingga menyebabkan aliran air deras menggenangi ibu kota provinsi dan sejumlah desa di sekitarnya, dengan sedikitnya 20 rumah terendam, menurut laporan Kantor Berita Thailand TNA pada Senin.

Derasnya aliran air juga menyebabkan separuh badan jalan lingkar longsor dan menghanyutkan beberapa kendaraan alat berat.

Pemerintah daerah setempat telah menutup sementara akses jalan yang rusak, mengingat petugas meteorologi memperingatkan potensi hujan lanjutan pada Selasa (8/9) hingga Minggu (13/9).

Baca juga: Dua tewas, ribuan penduduk dievakuasi akibat banjir di Thailand

Sementara itu, di Chiang Rai—daerah yang lebih timur—Dinas Mitigasi dan Pencegahan Bencana Thailand mengumumkan peringatan darurat melalui siaran seluler pada pukul 09.04 waktu setempat setelah debit air di Sungai Sai meningkat.

Di Jembatan Persahabatan Perbatasan Thailand dan Myanmar, aliran air deras membawa berbagai material hingga hampir menyentuh lantai jembatan.

Pejabat setempat mengimbau masyarakat di daerah dataran rendah untuk memindahkan barang-barang berharga ke tempat lebih tinggi.

Petugas dari pemerintah daerah setempat dan personel militer dikerahkan untuk memperkuat tanggul sungai menggunakan karung pasir berukuran besar, setelah air banjir menerobos tanggul yang sedang dibongkar di dekat kawasan bisnis.

Sumber: TNA/MCOT

Baca juga: Banjir terparah 25 tahun di Thailand: 162 tewas, jutaan terdampak

Baca juga: Banjir dahsyat di Asia Selatan dan Tenggara singkap risiko iklim

Penerjemah: Bayu Prasetyo
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.