HUT Kepri, Pemprov perkuat konektivitas antarpulau
HUT Kepri, Pemprov perkuat konektivitas antarpulau
Kamis, 24 September 2026 17:11 WIB
Gubernur Kepri Ansar Ahmad. ANTARA/Ogen
Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) terus memperkuat konektivitas antarpulau dan mendorong pemerataan pembangunan, guna memastikan pertumbuhan ekonomi dirasakan seluruh masyarakat pada usia ke-24 tahun.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan karakteristik Kepri sebagai provinsi kepulauan menjadikan konektivitas sebagai salah satu kunci utama pembangunan. Laut yang membentang luas di antara pulau-pulau tidak semestinya hanya dipandang sebagai pemisah, tetapi juga sebagai ruang yang menghubungkan masyarakat dan menggerakkan aktivitas ekonomi.
"Karena itu, konektivitas jadi kunci penting dalam membangun Kepri," kata Ansar usai upacara peringatan Hari Jadi ke-24 Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis.
Gubernur menyebut Hari Jadi ke-24 Kepri menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan pembangunan sekaligus melihat berbagai tantangan yang masih harus diselesaikan.
Sebagai provinsi yang relatif muda, kata dia, Kepri telah mencatatkan berbagai capaian positif dalam indikator makro ekonomi dan sosial. Sejumlah indikator bahkan menunjukkan posisi Kepri yang tinggi dibandingkan provinsi lain di Sumatera.
Ia juga menegaskan pembangunan Kepri tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memastikan stabilitas dan pemerataan antardaerah.
Pemerintah Provinsi Kepri, lanjutnya, terus memantau tingkat kesenjangan melalui berbagai indikator, termasuk rasio gini, sehingga intervensi pembangunan dapat diarahkan kepada wilayah dan kelompok masyarakat yang masih membutuhkan perhatian.
"Rapor kinerja kita melalui capaian-capaian makro menjadi pegangan untuk terus dievaluasi. Kita mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi kita juga mesti menjaga stabilitas dan disparitas antara satu wilayah dengan wilayah lainnya," ujar Ansar.
Ansar melanjutkan upaya pemerataan pembangunan di Kepri diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, meliputi perlindungan kecelakaan kerja bagi nelayan dan petani, bantuan penyambungan listrik gratis bagi lebih dari 15.200 rumah, layanan rumah singgah, fasilitasi pemulangan jenazah, hingga program bedah 200 unit rumah masyarakat suku laut.
Pemprov Kepri juga konsisten menempatkan ustaz di pulau-pulau serta meningkatkan pelatihan ketenagakerjaan untuk memperkuat kapasitas masyarakat.
"Kita berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat, baik di pusat-pusat pertumbuhan maupun di pulau-pulau, dapat terpenuhi dan aksesibilitasnya terus ditingkatkan," ucapnya..
Di tengah dinamika kemampuan APBD, lanjut Ansar, Pemprov Kepri turut mengoptimalkan dukungan pemerintah pusat melalui berbagai program nasional. Salah satunya melalui program Kampung Nelayan Merah Putih. Saat ini, proses lelang untuk pembangunan 106 titik Kampung Nelayan Merah Putih di Kepri tengah berjalan.
"Kita kejar semua peluang yang ada di pusat agar keterbatasan APBD bisa tertutupi. Selain itu, kita juga terus memaksimalkan program-program CSR guna mendukung pembangunan daerah," demikian Ansar.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Kepri perkuat konektivitas antarpulau di usia ke-24 tahun
Pewarta : Ogen
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.