kingsheadwye.com

IHSG Kembali Anjlok ke Zona Merah, Turun 0,17% ke Level 5.925,97

Selasa, 13 Oktober 2026, 16:25 WIB

Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (13/10/2026). IHSG terkoreksi 10,17 poin atau 0,17% ke level 5.925,97 dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di zona merah dengan level tertinggi 5.930,08 dan sempat merosot hingga 5.828,67.

Di tengah pelemahan indeks, pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) justru cenderung positif. Sebanyak 336 saham menguat, sementara 290 saham melemah dan 168 saham lainnya tidak mengalami perubahan.

Aktivitas transaksi juga terpantau ramai. Total volume perdagangan mencapai 36,45 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp10,65 triliun. Sementara itu, frekuensi transaksi tercatat sekitar 1,47 juta kali.

IHSG Dipengaruhi Sentimen Global

Berdasarkan riset harian, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG menguji level 5.800-5.900 pada perdagangan Selasa (13/10/2026). Phintraco Sekuritas menyoroti sejumlah sentimen global dan domestik yang berpotensi memengaruhi pergerakan pasar saham.

Dari pasar global, indeks saham Wall Street ditutup bervariasi (mixed) pada Senin (12/10/2026). 

"Investor masih mencermati rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) serta laporan kinerja kuartalan sejumlah bank besar di negara tersebut yang dijadwalkan berlangsung pekan ini," tulis Phintraco Sekuritas.

Pergerakan harga komoditas juga menjadi perhatian pelaku pasar. Harga minyak mentah Brent ditutup menguat 1,8% ke level US$106 per barel pada Senin (12/10/2026). Sementara itu, harga emas spot melemah 0,6% ke level US$4.170 per troy ounce.

Baca Juga: Baru Dibuka, IHSG Langsung Jatuh dan Terseret ke Level 5.885

Baca Juga: IHSG Diprediksi Uji Level 5.800-5.900, Ini Sentimen yang Memengaruhi

Di dalam negeri, Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan sanksi kepada 70 emiten yang belum menyampaikan laporan keuangan. Perkembangan ini menjadi salah satu informasi domestik yang perlu dicermati investor.

"Adapun pasar obligasi AS tidak beroperasi pada Senin (12/10/2026), karena memperingati Hari Columbus," ungkap Phintraco Sekuritas.

Maka dari itu, investor perlu mencermati perkembangan sentimen global maupun domestik serta pergerakan IHSG di tengah proyeksi pengujian level 5.800-5.900.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan