Investasi masuk Rp4,8 triliun bukti kepercayaan global ke RI - ANTARA News Kalimantan Selatan
Jakarta (ANTARA) - Presiden Komisaris Ajaib Group Andi Gani Nena Wea mengatakan masuknya investasi senilai 270 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp4,8 triliun ke Ajaib Group dari perusahaan keuangan Jepang yaitu SBI Holdings, menjadi bukti masih tingginya tingkat kepercayaan investor asing terhadap Indonesia.
"Di tengah banyaknya pembicaraan mengenai investasi asing yang keluar dari Indonesia, masuknya investasi sebesar Rp4,8 triliun ke Ajaib Group justru menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan investor asing terhadap Indonesia masih sangat tinggi," ujar Andi dalam konferensi pers di kantor Ajaib, Jakarta, Senin.
Selain itu, ia mengatakan bahwa nilai investasi tersebut menjadi yang terbesar diterima oleh perusahaan teknologi Indonesia selama lima tahun terakhir.
"Ini investasi terbesar setelah lima tahun terakhir untuk investasi startup, Rp4,8 triliun, 270 juta dolar AS dari grup besar, SBI Holding dari Jepang,” ujar Andi
Dalam kesempatan sama, Co-Founder sekaligus CEO Ajaib Anderson Sumarli mengatakan pendanaan strategis tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan bisnis perseroan.
Selain itu, katanya lagi, investasi tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan industri teknologi dan perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
"Kami percaya kualitas talenta Indonesia setara dan dengan yang terbaik di dunia dan kami berharap kepercayaan sebesar ini membuka jalan bagi lebih banyak modal global masuk ke sektor teknologi Indonesia," ujar Anderson.
Lebih lanjut, pihaknya berharap pendanaan tersebut dapat mendorong terciptanya lapangan kerja berkualitas di sejumlah sektor teknologi, termasuk kecerdasan buatan, pusat data, dan blockchain.
"Kami hari ini dilihat oleh dunia bagaimana majunya pemerintah dan regulator Indonesia dalam memikirkan tentang masa depan keuangan digital. Jadi kami dilihat adalah tempat dan opportunity bisa membuat bisnis modal baru dan inovasi baru demi anak muda Indonesia," ujar Anderson.
Sebagai perbandingan, pendanaan yang dihimpun oleh seluruh perusahaan rintisan Indonesia menurun dari sebesar 9,44 miliar dolar AS pada 2021 menjadi 340 juta dolar AS sepanjang 2025.
Artinya, satu putaran pendanaan Ajaib setara sekitar 80 persen dari seluruh pendanaan yang diterima industri rintisan Indonesia sepanjang tahun lalu. Dengan pendanaan tersebut, total modal yang dihimpun Ajaib sejak berdiri melampaui 500 juta dolar AS.
Adapun, saat ini lebih dari tujuh juta pengguna berinvestasi melalui Ajaib, dengan mayoritas merupakan investor ritel, yang mana ditargetkan pertumbuhan pengguna mencapai 28 juta investor ritel dalam tiga tahun ke depan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ajaib: Masuknya investasi Rp4,8 triliun bukti kepercayaan global ke RI
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.