kingsheadwye.com

Jabar Raih Apresiasi Daerah Peduli Iklim Investasi dari Kompas TV

Okto Rizki Alpino

| 11 September 2026, 18:58 WIB

Jabar Raih Apresiasi Daerah Peduli Iklim Investasi dari Kompas TV

Sekda Jawa Barat, Herman Suryatman, usai menerima penghargaan sebagai daerah dengan iklim investasi yang dinilai positif. - Foto: Humas Pemprov Jabar

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima apresiasi dari Kompas TV, sebagai daerah dengan iklim investasi yang dinilai positif.

Apresiasi diberikan dalam rangkaian peringatan HUT ke-15 Kompas TV di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Rabu (9/9/2026).

Apresiasi tersebut diterima Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Selain Jawa Barat, Provinsi DKI Jakarta dan Maluku Utara juga menerima apresiasi dalam kategori yang sama.

Herman mengatakan, apresiasi dari Kompas TV menjadi pengakuan, sekaligus penyemangat bagi Pemprov Jabar untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif.

"Alhamdulillah, Provinsi Jawa Barat mendapatkan penghargaan apresiasi daerah peduli iklim investasi," ujar Herman, melalui keterangannya kepada Akurat.co, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga: Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis, Perkuat BIJB dan Efisiensi Perangkat Daerah

Menurut Herman, apresiasi tersebut sejalan dengan kinerja investasi Jabar yang terus menunjukkan pertumbuhan.

Pada 2025, realisasi investasi Jabar mencapai Rp296,8 triliun, meningkat sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp251 triliun.

"Capaian ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap Jawa Barat sebagai salah satu daerah tujuan investasi. Ini tidak lepas dari kepemimpinan pak gubernur, didukung oleh DPRD Provinsi Jawa Barat, forkopimda dan segenap warga masyarakat Jawa Barat," jelasnya.

Ia menyebut bahwa Pemprov Jabar akan terus menjaga momentum tersebut dengan memperkuat iklim investasi dan memberikan kemudahan bagi dunia usaha.

Menurut Herman, pertumbuhan investasi harus terus diarahkan agar memberikan manfaat bagi perekonomian dan masyarakat Jawa Barat.