Jejak Perjalanan Jesslyn Wijaya Terungkap, Polisi Beberkan Fakta Baru Kasus Dugaan Penculikan
Kamis, 23 Juli 2026 - 20:35 WIB
VIVA – Kasus dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya kembali menjadi sorotan setelah Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap perkembangan terbaru dari hasil penyelidikan. Polisi menemukan sejumlah fakta baru, mulai dari kronologi dugaan penculikan hingga jejak perjalanan Jesslyn yang diduga meninggalkan Indonesia sehari setelah peristiwa tersebut.
Baca Juga
Meski begitu, penyidik menegaskan proses penyelidikan masih berlangsung sehingga belum dapat menyimpulkan apakah benar terjadi tindak pidana atau tidak. Berikut lima fakta terbaru dalam kasus dugaan penculikan Jesslyn Wijaya, sebagaimana dihimpun Viva pada Kamis, 23 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
1. Dugaan penculikan terjadi saat acara ulang tahun keluarga
Baca Juga
Kasus ini bermula dari laporan dugaan penculikan terhadap atlet golf Jesslyn Wijaya Lay yang diterima Polres Metro Jakarta Pusat. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.
Menurut kuasa hukum keluarga, Andi Darti, dugaan penculikan terjadi pada Senin, 13 Juli 2026 sekitar pukul 19.45 WIB di Restoran Saung Kita, kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Baca Juga
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum acara ulang tahun dimulai, Jesslyn diduga ditutup matanya lalu dibawa oleh dua pria bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam.
"Korban sempat berteriak meminta tolong dan berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil," ujar Andi.
2. Polisi langsung melakukan penyelidikan
Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Metro Jakarta Pusat langsung mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk memastikan seluruh fakta yang terjadi.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menegaskan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh. "Saat ini masih kami dalami untuk memastikan seluruh fakta yang terjadi," kata Roby dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Sementara itu, keluarga menyebut sejak kejadian Jesslyn tidak lagi dapat dihubungi. Telepon seluler yang diduga digunakan korban juga disebut tidak dapat diakses.
3. Polisi menemukan jejak perjalanan Jesslyn
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam perkembangan terbaru, polisi memperoleh data manifes yang menunjukkan Jesslyn diduga meninggalkan Indonesia pada 14 Juli 2026 atau sehari setelah dugaan penculikan terjadi.
Penyidik juga menemukan data yang menunjukkan Jesslyn diduga berangkat bersama ibu dan bibinya melalui Semarang sebelum melanjutkan perjalanan ke luar negeri.
Halaman Selanjutnya
"Bersama ibu dan bibinya. Terbang dari Indonesia ke Kuala Lumpur lalu ke Bangkok," kata Roby saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.