Jule Ditangkap Terkait Etomidate, Dokter Ungkap Dampak Mengerikan Zat Anestesi dalam Vape
Senin, 21 September 2026 - 16:31 WIB
VIVA – Penangkapan Julia Prastini alias Jule membuka perhatian publik terhadap penyalahgunaan etomidate yang ditemukan dalam cairan vape elektrik. Di balik efek yang disebut dapat membuat penggunanya kehilangan kesadaran, dokter mengingatkan zat tersebut dapat memengaruhi sejumlah sistem penting dalam tubuh.
Baca Juga
Kasus yang menyeret Jule membuat penggunaan etomidate melalui vape kembali menjadi sorotan. Etomidate sendiri pada dasarnya merupakan obat anestesi yang digunakan dalam dunia medis, bukan zat yang semestinya dicampurkan secara ilegal ke dalam cairan rokok elektronik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dokter spesialis paru Prof. Dr. dr. Erlina Burhan, MSc, Sp.P(K), menjelaskan bahwa penggunaan etomidate melalui vape memiliki persoalan tersendiri karena zat tersebut masuk ke tubuh melalui jalur yang tidak dirancang untuk penggunaannya.
Baca Juga
"Ketika suatu obat yang seharusnya diberikan secara intravena diformulasikan secara ilegal ke dalam cairan vape, kita tidak dapat memastikan dosis yang masuk, ukuran partikel atau aerosol, bahan pelarut, maupun zat lain yang ikut terhirup," kata Erlina di Jakarta, Senin 21 September 2026.
Menurut dokter yang kini berpraktik di Rumah Sakit Persahabatan tersebut, efek etomidate yang dihirup melalui vape tidak hanya berkaitan dengan paru-paru. Setelah aerosol masuk ke saluran pernapasan, senyawa yang terkandung di dalamnya dapat diserap ke dalam aliran darah dan kemudian memengaruhi berbagai organ.
Baca Juga
Salah satu yang menjadi perhatian adalah sistem saraf pusat. Paparan etomidate dapat menimbulkan sedasi, kebingungan, tremor, gangguan koordinasi hingga perubahan kesadaran. Dalam kondisi berat, gangguan tersebut bahkan dapat disertai masalah pernapasan.
Efek lain yang perlu diwaspadai berkaitan dengan kelenjar adrenal. Erlina menjelaskan, etomidate dapat menghambat produksi kortisol, hormon yang memiliki peran penting dalam membantu tubuh menghadapi tekanan atau kondisi stres.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Apabila paparan terjadi berulang atau dalam kondisi berat, gangguan produksi kortisol tersebut berisiko berkembang menjadi insufisiensi adrenal.
Selain itu, laporan mengenai penyalahgunaan etomidate melalui vape juga menemukan kasus hipokalemia atau kadar kalium yang sangat rendah. Kondisi tersebut tidak bisa dianggap sepele karena dapat memicu kelemahan otot, gangguan irama jantung hingga gangguan pernapasan.
Halaman Selanjutnya
Temuan Kasus di Hong Kong