Kabupaten Bandung siap tambah pusat pelayanan publik - ANTARA News Jawa Barat
Bandung, Jawa Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, menyiapkan tambahan pusat pelayanan publik menyusul meningkatnya jumlah warga yang memanfaatkan layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Soreang Kabupaten Bandung dari tahun ke tahun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bandung Ben Indra Agusta di Bandung, Rabu, mengatakan bahwa upaya tersebut dilakukan mengingat jumlah masyarakat yang mengakses layanan di MPP pada 2025 mencapai lebih dari 115 ribu orang.
"Tahun ini 115 ribu orang dan jumlah warga yang menjangkau berbagai pelayanan di MPP Kabupaten Bandung tersebut terus naik dari tahun ke tahun. Pada 2024 sekitar 71 ribu orang, 2023 sebanyak 44 ribu orang, dan 2022 sekitar 24,9 ribu orang," katanya.
Menurut dia, peningkatan jumlah pengunjung menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan terpadu semakin tinggi sehingga MPP Kabupaten Bandung menyediakan berbagai layanan dari perangkat daerah maupun instansi eksternal dalam konsep pelayanan satu pintu.
Ben menyebutkan bahwa sebagian besar masyarakat yang datang ke MPP memanfaatkan layanan administrasi kependudukan, pendaftaran BPJS Kesehatan, serta pengurusan dokumen untuk bekerja ke luar negeri.
Selain itu, layanan aktivasi akun Coretax juga sempat menjadi salah satu layanan yang banyak diminati masyarakat saat awal penerapan sistem administrasi perpajakan terintegrasi tersebut.
"Warga yang ingin melakukan aktivasi akun Coretax sempat mendominasi jumlah harian pengunjung MPP," ujarnya.
Untuk menjaga kualitas pelayanan, DPMPTSP Kabupaten Bandung menerapkan pembatasan antrean sebanyak 250 orang per hari dengan pengambilan nomor antrean mulai pukul 07.00 WIB.
"Kami tetap mengimbau masyarakat datang lebih pagi agar pelayanan dapat berjalan lebih cepat. Namun pembatasan tersebut tidak kaku apabila jumlah pemohon meningkat," kata Ben.
Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menjelaskan bahwa fasilitas pelayanan publik tambahan tersebut akan ditempatkan di wilayah timur Kabupaten Bandung untuk mendekatkan akses layanan kepada masyarakat.
Dadang mengatakan, rencana pembangunan pusat pelayanan publik di Rancaekek telah memasuki tahap studi kelayakan atau feasibility study.
"Soreang cukup jauh bagi warga yang tinggal di wilayah timur Kabupaten Bandung seperti Cikancung dan Nagreg. Karena itu, kami menyiapkan sarana one stop service pelayanan di Rancaekek," ujarnya.
Bupati menambahkan bahwa kehadiran MPP di Rancaekek diharapkan dapat mendekatkan akses pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah timur Kabupaten Bandung sekaligus meningkatkan kemudahan dan efisiensi pelayanan melalui konsep one stop service.
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.