kingsheadwye.com

Kadek Asih/Raji'ah sabet perak speed relay putri seri Chongqing

Jakarta (ANTARA) - Pasangan atlet panjat tebing Indonesia Raji'ah Sallsabillah dan Kadek Adi Asih berhasil menyabet medali perak nomor speed estafet (relay) putri dalam World Climbing Series Chongqing 2026 di China, Minggu.

"Kunci keberhasilan kami adalah konsistensi, berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap pemanjatan karena tidak ada hal yang tidak mungkin," kata Raji'ah dalam keterangan tertulis di Jakarta, seusai menerima medali.

Dia mengaku bersyukur bisa membawa pulang medali perak untuk Indonesia. Perempuan yang kerap disapa Billah itu juga menyebut bahwa dirinya siap bila dipasangkan dengan siapa pun ketika harus turun di nomor speed relay. Sebab, siapa pun pasangannya, jika tampil dengan maksimal pasti akan mendapatkan hasil terbaik.

Baca juga: FPTI mulai punya banyak stok atlet panjat tebing lead dan boulder

Kadek Adi Asih menambahkan, kedisiplinannya dalam mengikuti setiap program latihan dari pelatih telah membuahkan hasil melalui medali perak tersebut. Namun, dia menyadari masih banyak aspek yang perlu diperbaiki untuk lebih bagus ke depannya.

"Kalau saya, yang harus ditingkatkan lagi mungkin fokus saat pemanjatan agar pikiran saya tidak ke mana-mana saat memanjat, serta harus lebih konsisten lagi dalam latihan," tambah dia.

Pasangan Raji'ah Sallsabillah /Kadek Adi Asih menyabet perak dalam seri tersebut setelah kalah cepat melawan wakil tuan rumah, Jingyue Fan dan Shaoqin Zhang. Kadek membukukan waktu 6,7 detik, sedangkan Rajiah 8,6 detik sehingga waktu total yang diraih 15,3 detik.

Sementara Fan mengemas waktu 6,43 detik dan Zhang 6,54 detik sehingga waktu total tercatat 12,97 detik.

Baca juga: Raharjati/Rajiah sebut emas di seri Guiyang hasil kerja keras bersama

Pada awal lomba, semua berjalan dengan ketat. Namun sayang, Billah yang menjadi pemanjat kedua sempat terpeleset sehingga dia kehilangan momentum.

Adapun medali perunggu diraih pasangan dari Italia yang diperkuat Giulla Randi dan Beatrice Colli. Mereka berhasil mengalahkan wakil Prancis yang diperkuat Louise Fountaine dan Capucine Viglione.

Pada nomor speed relay putra, Indonesia diperkuat Antasyafi Robby Al Hilmi dan Raharjati Nursamsa. Namun langkah mereka harus terhenti di babak perempat final.

Pada akhirnya, medali emas diraih pasangan atlet asal Ukraina, sedangkan perak dan perunggu masing-masing diraih wakil Amerika Serikat dan China.

Selain turun di nomor speed relay putra maupun putri, Indonesia juga turun di nomor speed individu putra, speed individu putri, dan speed relay campuran. Tetapi, atlet Tanah Air belum berhasil membawa pulang medali.

Baca juga: Membaca peta emas Indonesia di Asian Games 2026

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.