kingsheadwye.com

KAI Daop 6 tangani 1.075 barang tertinggal senilai Rp1,16 miliar

KAI Daop 6 tangani 1.075 barang tertinggal senilai Rp1,16 miliar

Senin, 10 Agustus 2026 06:55 WIB

Image Print

Daop 6 Yogyakarta menyimpan barang tertinggi di Stasiun Yogyakarta. ANTARA/HO-Humas Daop 6 Yogyakarta

Yogyakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta telah menangani 1.075 barang milik penumpang yang tertinggal di kereta api maupun area stasiun selama semester I 2026, dengan total nilai ditaksir mencapai Rp1,16 miliar.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih di Yogyakarta, Minggu, mengatakan seluruh barang temuan tersebut ditangani sesuai prosedur pelayanan "Lost and Found" untuk memberikan jaminan keamanan dan rasa tenang bagi para pelanggan.

"Layanan Lost and Found merupakan bentuk komitmen KAI untuk memastikan barang penumpang yang tertinggal dapat ditangani secara aman, tertib dan transparan. Hingga semester I 2026, sebanyak 99,07 persen barang temuan telah kami selesaikan proses pengelolaannya," kata Feni.

Ia merinci dari total 1.075 barang temuan pada enam bulan pertama tahun 2026, terdiri atas 376 barang berharga (seperti gawai, dompet, barang elektronik dan dokumen penting), 677 barang biasa, serta 32 barang jenis makanan.

Dari keseluruhan barang temuan tersebut, sebanyak 743 barang berhasil dikembalikan langsung kepada pemiliknya. Adapun 319 barang diserahkan kepada Dinas Sosial dan pihak Kepolisian sesuai ketentuan, 3 barang dimusnahkan, serta 10 barang sisanya masih dalam proses penghapusan administrasi.

Baca juga: KAI Daop 6 Yogyakarta catat 133 barang tertinggal selama Masa Angkutan Lebaran 2026, nilai taksiran capai Rp129 Juta

Baca juga: KCIC siaga ratusan CCTV dan lemari khusus, antisipasi barang tertinggal


Feni mengatakan lonjakan volume barang tertinggal jika dibandingkan dengan periode semester I 2025, terjadi peningkatan jumlah barang tertinggal sebesar 69,03 persen, di mana pada periode yang sama tahun lalu tercatat sebanyak 636 barang.

Meski jumlah unit barang melonjak, total nilai nominal barang temuan justru mengalami penurunan sebesar 14,12 persen (sekitar Rp191,7 juta), yaitu dari Rp1,35 miliar pada semester I 2025 menjadi Rp1,16 miliar pada semester I 2026.

Di sisi lain, efektivitas penanganan barang temuan mencatatkan rekor positif. Tingkat penyelesaian pengelolaan barang naik 3,47 persen, dari 95,60 persen pada semester I 2025 menjadi 99,07 persen pada semester I 2026.

Seiring dengan meningkatnya frekuensi temuan barang, kata Feni, KAI Daop 6 mengimbau seluruh pengguna jasa kereta api untuk lebih teliti dan selalu memeriksa kembali barang bawaannya sebelum melangkah keluar dari dalam kereta maupun area stasiun.

"Kami mengimbau pelanggan untuk selalu mengecek ulang barang bawaannya, terutama barang berharga. Namun, apabila ada barang yang tertinggal, pelanggan dapat segera melapor kepada petugas KAI di stasiun terdekat atau menghubungi Contact Center KAI 121 agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur Lost and Found," kata Feni.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KAI Daop 6 tangani 1.075 barang tertinggal senilai Rp1,16 miliar

Pewarta : Sutarmi
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026