kingsheadwye.com

Karawang siapkan PSEL untuk atasi over kapasitas TPA Jalupang - ANTARA News Megapolitan

Karawang (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang, Jawa Barat menyiapkan pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) guna mengatasi kondisi over kapasitas tempat pembuangan akhir Jalupang.

"Kalau berdasarkan kajian, Jalupang itu sudah over kapasitas," kata Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Karawang, Willyanto Salmon, di Karawang, Minggu.

Ia menyampaikan, kapasitas ideal TPA Jalupang itu sekitar 800 ribu meter kubik, sementara volume sampah yang ada sekarang sudah mencapai sekitar 1,2 juta meter kubik.

Karena itu, saat ini Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Lingkungan Hidup tengah menyiapkan pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di sekitar area TPA itu.

Ia mengatakan, melalui teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik, tumpukan sampah lama di Jalupang akan dimanfaatkan bersama sampah baru sehingga diharapkan dapat mengurangi beban TPA secara bertahap.

Menurut dia lagi, pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik di TPA Jalupang sudah menjadi kebutuhan mendesak karena kondisi TPA yang ada saat ini telah melebihi kapasitas tampung.

TPA Jalupang memiliki luas eksisting sekitar 9,8 hektare kini ditambah lahan baru seluas 4,9 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 1,3 hektare akan dimanfaatkan untuk pembangunan instalasi pengolahan tinja, dan sekitar 6 hektare disiapkan untuk pengembangan kawasan pengolahan energi listrik yang terdiri atas sekitar 4 hektare untuk bangunan utama dan 2 hektare untuk area landfill.

Willy menyebutkan, hasil akhir proses pengolahan sampah di area pengolahan sampah menjadi energi listrik tidak seluruhnya menjadi energi. Masih terdapat residu berupa abu pembakaran serta material yang tidak dapat diolah, seperti batu dan besi.

"Jadi nanti yang tersisa hanya abu hasil pengolahan dan residu seperti batu maupun besi yang memang tidak bisa diproses menjadi bahan bakar," kata dia.

Selain mematangkan lahan, Pemkab Karawang juga menyiapkan penambahan armada untuk mendukung kebutuhan sampah yang akan diolah menjadi energi listrik. Sebab kebutuhan sampah untuk pengolahan energi listrik mencapai 600 ton per hari.

Saat ini, Dinas Lingkungan Hidup Karawang baru memiliki sekitar 70 armada pengangkut sampah, terdiri atas 48 armada milik pemerintah dan sisanya armada sewaan. Sementara untuk memenuhi kebutuhan sampah untuk diolah menjadi energi listrik diperkirakan dibutuhkan sekitar 200 hingga 300 armada.

Pewarta: M.Ali Khumaini
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.