Kebut Transisi Energi, Pertamina Bangun 100 Green Energy Station per Tahun
AKURAT.CO Demi mendukung transisi energi dan meningkatkan portofolio pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan (EBT), PT Pertamina (Persero) secara konsisten mengemban strategi modernisasi di jaringan SPBU milik perusahaan.
Melalui konsep Green Energy Station (GES), Pertamina menghadirkan solusi energi terpadu (One Stop Energy Solution) yang mencakup lima pilar utama: Konsep Hijau, Konsep Digital, Konsep Masa Depan, Konsep Bahan Bakar Berkualitas, dan Layanan Terintegrasi.
Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto mengatakan, salah satu ciri khas SPBU yang sudah green energy station adalah totem dengan warna selendang hijau, yang paling tidak mereka sudah menggunakan sel surya sebagai salah satu syarat utamanya. Saat ini jumlah GES sudah mencapai 761 SPBU atau setara hampir 12% dari total SPBU Pertamina.
Baca Juga: 31 SPBU di Sumbar Ditindak, Ini Pelanggaran BBM Subsidi yang Ditemukan
Kemudian juga SPBU ini harus menjual produk-produk yang berbasis ramah lingkungan, termasuk Pertamax Turbo, Dex, maupun Pertamax Green. Lalu harus punya fasilitas e-charging atau SPKLU baik untuk kendaraan roda empat ataupun roda dua.
"Konsumen yang mempunyai kendaraan EV rerata pasti mempunyai kendaraan yang non-EV atau yang menggunakan bahan bakar. Sekarang kami sedang mengembangkan SPBU-SPBU yang tenant-nya atau areanya masih punya space cukup luas, untuk bisa mempunyai bisnis atau mempunyai fasilitas e-charging khususnya di kota-kota besar," papar Eko di Bantul, Jumat (11/9/2026).
Akur dengan PLN Soal Charging Station EV
Ditambahkan Eko, seiring dengan kendaraan EV yang pertumbuhannya eksponensial, ketersediaan infrastruktur charging station menjadi tantangan. Untuk itu pihaknya terus berdiskusi dengan PLN untuk memperkuat infrastruktur tersebut,
"Sepertinya ada kebijakan yang akan keluar terkait dengan solar panel untuk sektor retail ya. Dan ini kan bagian dari sektor retail menengah dimana nanti ini juga bisa memperkuat ekosistemnya solar panel. Jadi ini salah satu yang kami dorong juga. Jadi memang akan bertambah jumlah GESnya, per tahunnya itu di antara 50 sampai 100 titik baru kami targetkan," ujar Eko
5 Pilar Utama Green Energy Station (GES)
Pengembangan SPBU berbasis GES ditopang oleh beberapa elemen layanan kunci, di antaranya:
Energy Source (Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan)
Menggunakan teknologi pemanfaatan energi surya melalui sistem Solar On/Off/Hybrid untuk suplai kebutuhan operasional SPBU.
Product & Service (Produk dan Layanan Ramah Lingkungan)
Bright Gas Series
EV Charging Station (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik)
Swapping Station (Stasiun Penukaran Baterai Motor Listrik)
Pertamina Delivery Service
UCO Collection (Used Cooking Oil/Minyak Jelantah)
HRS / Hydrogen Refueling Station (Di masa depan)
High Tier Fuel (Bahan Bakar berkualitas Tinggi & Ramah Lingkungan)
Penyediaan bahan bakar ramah lingkungan berkualitas tinggi meliputi Pertamax Green, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex.
Digital Ecosystem (Ekosistem Digital)
Penerapan sistem Integrated Digital Gas Station, kemudahan transaksi Cashless Payment, integrasi penuh di MyPertamina.
Lifestyle (Layanan Pendukung & Gaya Hidup)
Penyediaan fasilitas pendukung konsumen seperti Minimarket, layanan Nitrogen, area Food & Beverages, Auto Services (layanan otomotif), dan mesin ATM.
Capaian Capaian Fasilitas SPBU GES saat Ini
Melalui kehadiran 761 stasiun GES yang tersebar di berbagai wilayah, Pertamina tidak hanya bertindak sebagai penyedia bahan bakar fosil konvensional, tetapi juga bertransformasi menjadi penyedia energi hijau masa depan yang modern, digital, dan berkelanjutan.
Berdasarkan pembaruan data operasional, jaringan SPBU GES Pertamina telah mencatatkan sebaran fasilitas sebagai berikut:
Jenis Fasilitas / Layanan | Jumlah Jaringan / Titik Operasional |
SPBU GES (Green Energy Station) | 761 stasiun |
Solar PV Panel (Pembangkit Tenaga Surya) | 442 titik |
EV Charging Station | 111 titik |
Battery Swapping Station | 107 titik |
UCO Collection (Minyak Jelantah) | 46 titik |