kingsheadwye.com

Keluarga Prada Arif Budi Datangi Penyidik Bawa Informasi Tambahan, Sampaikan Permintaan Ini ke Polisi

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:00 WIB

Tangerang Selatan, VIVA - Keluarga almarhum prajurit TNI Angkatan Darat (AD), Prada Arif Budi Sampurna, minta Polres Tangerang Selatan mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang menewaskan korban.

Baca Juga

Pihak keluarga juga meminta polisi mengusut secara transparan dan berkeadilan. Perwakilan keluarga, yakni Irwan, menyebut orang tua korban berharap penyidik Polres Tangsel bisa menangani kasus tersebut secara terbuka hingga tuntas sesuai koridor hukum yang ada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harapannya, mohon bantuan agar proses hukumnya benar-benar diselesaikan secara adil," ujar dia, dikutip Minggu, 26 Juli 2026.

Baca Juga

Dirinya mengungkap, keluarga pertama kali menerima kabar duka melalui laporan yang masuk ke kantor tempat orang tua korban bekerja, sebelum kemudian memperoleh informasi dari pihak kepolisian.

Kasus tersebut ditangani Satreskrim Polres Tangerang Selatan berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/2254/VII/2026 tertanggal 19 Juli 2026.

Baca Juga

Dia menegaskan keluarga berharap proses peradilan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku tanpa mengabaikan fakta-fakta dalam perkara tersebut.

Selain itu, keluarga berencana menyampaikan sejumlah informasi tambahan kepada penyidik yang dinilai dapat mendukung proses penyidikan.

"Dalam proses penyidikan nanti saya akan datang lagi karena ada beberapa hal yang akan saya sampaikan kepada penyidik terkait hal-hal yang masih kurang," katanya.

Sebelumnya diberitakan, misteri tewasnya seorang prajurit TNI Angkatan Darat (AD) di pinggir Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, mulai menemui titik terang.

Polisi bergerak cepat dan berhasil meringkus empat orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Korban diketahui bernama Prada Arif Budi Sampurna.

Jasadnya ditemukan warga dalam kondisi tergeletak di pinggir jalan pada Minggu, 19 Juli 2026, sekitar pukul 05.45 WIB. Penemuan itu langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan intensif oleh jajaran Polres Tangerang Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Boy Jumalolo mengatakan, pengungkapan kasus dilakukan oleh tim gabungan Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan bersama Unit Reskrim Polsek Kelapa Dua.

"Berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan terhadap seorang laki-laki yang diduga berprofesi sebagai personil TNI AD," kata Boy saat dikonfirmasi, Selasa, 21 Juli 2026. (Ant)

Ilustrasi Gedung KPK

KPK Sebut Pengembangan Kasus OTT Rejang Lebong Kini Menyasar Dugaan Suap Pejabat Pemkot Bengkulu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memebeberkan kabar terbaru pengembangan kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Rejang Lebong nonaktif Muhammad Fikri Thobari.

VIVA.co.id

26 Juli 2026