kingsheadwye.com

Kembangkan Program Berbasis Lokal, Pertamina Patra Niaga Dorong Perempuan Berdaya

Minggu, 27 September 2026 - 07:50 WIB

Jakarta, VIVA –Memberdayakan perempuan berarti membuka lebih banyak peluang bagi keluarga dan masyarakat untuk tumbuh bersama. Hal itu diwujudkan PT Pertamina Patra Niaga melalui berbagai program berbasis potensi lokal, yakni PUANMAKARI oleh Integrated Terminal (IT) Makassar, Posyandu Aster oleh IT Pontianak, dan Mina Tenun oleh Avtur Fuel Terminal (AFT BIL). Ketiganya mendorong perempuan untuk semakin mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungannya.

Baca Juga

Di Makassar, PUANMAKARI (Perempuan Mandiri Anak Percaya Diri) dikembangkan sebagai pusat pemberdayaan dan perlindungan perempuan serta anak melalui kelas parenting, pendidikan anak, kelompok belajar perempuan, pelatihan kewirausahaan, hingga pendampingan hukum. Program ini telah menjangkau 57 anak, 18 perempuan, 14 warga fakir miskin, dan 11 lansia, sekaligus mendorong pengembangan usaha pengolahan hasil laut melalui Dapur Perlawanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 Sementara di Pontianak, Posyandu Aster dikembangkan tidak hanya sebagai pusat layanan kesehatan, tetapi juga ruang pemberdayaan masyarakat melalui edukasi, lingkungan, dan kewirausahaan sosial. Melalui CV Aster Kulina Prima, masyarakat khususnya perempuan, mendapatkan peluang ekonomi dengan omzet sekitar Rp2–3,5 juta per bulan untuk mendukung operasional posyandu sekaligus membuka peluang usaha.

Baca Juga

Ketua Posyandu Aster, Nurul Azizah Novihayati. mengatakan perempuan membutuhkan ruang untuk berkembang dan mengambil peran di lingkungannya.

“Perempuan tidak hanya perlu dijaga kesehatannya, tetapi juga perlu diberi ruang untuk tumbuh, belajar, mengambil keputusan, dan berdaya. Karena perempuan yang berdaya akan menjadi penggerak bagi keluarganya dan lingkungannya,” ujar Nurul.

Baca Juga

 Di Lombok Tengah, program Mina Tenun mengintegrasikan pemberdayaan perempuan penenun dengan pelestarian budaya dan energi bersih. Program yang berjalan sejak 2022 ini dikembangkan pada 2026 melalui modifikasi Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) menjadi sumber energi untuk mendukung pompa dan penyediaan air bersih masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan pemberdayaan perempuan merupakan bagian penting dari upaya perusahaan menciptakan masyarakat yang mandiri dan tangguh.

“Pertamina Patra Niaga meyakini bahwa perempuan memiliki peran penting sebagai penggerak keluarga dan masyarakat. Karena itu, pemberdayaan perempuan perlu diwujudkan dengan membuka ruang untuk belajar, mengembangkan keterampilan, mengambil keputusan, dan membangun kemandirian ekonomi,” ujar Kitty dikutip dari keterangannya, Minggu, 27 September 2026.

Halaman Selanjutnya

Menurut Kitty, ketiga program tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan dapat dikembangkan sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.