Kemen PAN-RB mendorong Sumedang perluas penerapan digitalisasi Perlinsos - ANTARA News Jawa Barat
Sumedang (ANTARA) - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mendorong Kabupaten Sumedang memperluas penerapan digitalisasi perlindungan sosial (Perlinsos) agar manfaat percepatan layanan dan pemutakhiran data dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.
Menteri PAN-RB Rini Widyantini mengatakan Sumedang menjadi salah satu daerah yang dinilai berhasil mengembangkan ekosistem digital untuk mendukung pendataan dan penyaluran program perlindungan sosial.
"Sumedang ini salah satu kabupaten berhasil dalam ekosistem digital sehingga kita ingin mendorong supaya layanan digital yang sudah terintegrasi ini semakin banyak digunakan masyarakat, terutama Perlinsos," katanya di Sumedang, Jawa Barat, Rabu.
Dirinya mengatakan digitalisasi Perlinsos memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam proses pendataan hingga penentuan kelayakan sebagai penerima bantuan sosial.
Ia mengatakan proses yang sebelumnya membutuhkan waktu enam hingga 200 hari kini dapat diketahui dalam waktu kurang dari lima menit karena data telah terintegrasi dan prosesnya dilakukan secara digital.
"Yang dulunya bisa dikerjakan enam hari sampai 200 hari, ini hanya bisa dikerjakan mungkin kurang dari lima menit sudah bisa ketahuan," ujarnya.
Menurut Rini, digitalisasi juga menyederhanakan tahapan masyarakat dalam memperoleh bantuan sosial sehingga proses yang sebelumnya terdiri atas lebih dari tujuh tahapan kini dapat dipangkas menjadi tiga tahapan.
Sistem tersebut juga menyediakan bukti kelayakan serta mekanisme sanggah sehingga masyarakat dapat mengetahui status pendataan dan memberikan keberatan apabila terdapat ketidaksesuaian.
Rini mengatakan Kabupaten Sumedang merupakan salah satu daerah yang masuk dalam uji coba digitalisasi Perlinsos yang sebelumnya mencakup 43 kabupaten/kota dan akan diperluas ke sekitar 100 kabupaten/kota.
Ia mengapresiasi capaian Sumedang yang dalam waktu 24 jam mampu melakukan digitalisasi data Perlinsos terhadap 11.662 kepala keluarga (KK).
"Saya mendapatkan data untuk Kabupaten Sumedang. Ternyata capaian Sumedang ini luar biasa untuk Perlinsos. Dalam 24 jam Kabupaten Sumedang sudah bisa melakukan digitalisasi Perlinsos sebanyak 11.662 KK," katanya.
Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan pemerintah daerah akan terus memperkuat digitalisasi Perlinsos dengan memastikan data diperbarui, diverifikasi dan terintegrasi.
"Kita ingin memastikan tidak ada masyarakat yang berhak tetapi tidak mendapatkan pelayanan, dan tidak ada pula bantuan yang salah sasaran. Karena itu, data harus terus diperbarui, diverifikasi dan diintegrasikan," kata Dony.
Menurut Dony, digitalisasi akan terus dikembangkan dengan tetap mempertahankan pendekatan personal melalui aparatur dan agen di lapangan agar masyarakat yang belum mampu mengakses layanan digital tetap mendapatkan pendampingan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemen PAN-RB dorong Sumedang perluas penerapan digitalisasi Perlinsos
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.