Kemenangan atas Inggris di Piala Dunia 2026 Jadi Hari Nasional Argentina, Ini Ceritanya
Jakarta -
Argentina punya cara unik mengabadikan kemenangan sepak bola. Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) menetapkan 15 Juli sebagai "National Football Teams Day" untuk mengenang kemenangan dramatis atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026.
Keputusan tersebut disetujui secara bulat dalam rapat eksekutif AFA pada Rabu (5/8/2026). Tanggal 15 Juli dipilih karena pada hari itu Argentina membalikkan keadaan dan menang 2-1 atas Inggris untuk melaju ke final Piala Dunia secara beruntun.
Kemenangan tersebut terasa istimewa bagi publik Argentina. Sempat tertinggal 0-1 hingga menit ke-85, tim asuhan Lionel Scaloni mencetak dua gol melalui Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez untuk memastikan kemenangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AFA menyebut kemenangan itu memicu euforia besar di seluruh Argentina. Warga turun ke jalan merayakan keberhasilan tim yang kembali mencapai partai final Piala Dunia.
Presiden AFA Claudio Tapia bahkan mengatakan kemenangan atas Inggris memiliki makna yang sangat besar bagi masyarakat Argentina. Menurutnya, keberhasilan mengalahkan Inggris telah menciptakan rasa percaya diri dan keyakinan bahwa tim mereka sulit dikalahkan.
"Saya tahu bagi orang Argentina, kami memenangkan Piala Dunia saat mengalahkan Inggris, karena itulah yang benar-benar diinginkan semua orang," ujar Tapia dalam acara AFA Sponsor Day, dikutip dari ESPN, Sabtu (8/8/2026).
Di luar alasan tersebut, kemenangan atas Inggris itu memunculkan rivalitas panjang kedua negara dan kembali mencuat dalam perayaan seusai pertandingan. Para pemain Argentina membentangkan spanduk bertuliskan "Las Malvinas son Argentinas", merujuk pada Kepulauan Falkland yang hingga kini masih diklaim Argentina sebagai wilayahnya.
Ya, Argentina memang masih mengklaim Kepulauan Falkland atau Malvinas sebagai bagian dari wilayahnya. Spanduk tersebut kemudian memicu kemarahan di Inggris dan mendorong pemerintah Inggris meminta FIFA menyelidiki tindakan tersebut.
Presiden Argentina Javier Milei membela aksi para pemain. Menurutnya, pesan dalam spanduk tersebut sah dan mencerminkan sentimen yang diyakini banyak warga Argentina, meski ia memperkirakan FIFA tetap dapat menjatuhkan denda.
(fem/ddn)