kingsheadwye.com

Kementerian PPPA apresiasi program TJSL Pelindo berdayakan perempuan

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengapresiasi program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT Pelindo (Persero) yang memberikan akses dan kesempatan bagi perempuan menjadi bagian penting dalam berkontribusi untuk keluarga dan masyarakat.

"Ketika perempuan mendapatkan akses dan kesempatan untuk berkembang, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh dirinya sendiri, tetapi juga oleh keluarga dan lingkungan di sekitarnya," kata Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA Amurwani Dwi Lestariningsih dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Pelindo memperluas manfaat program TJSL melalui tiga inisiatif di bidang inklusi sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, meliputi penyaluran alat bantu bagi penyandang disabilitas, pelepasan relawan Port Captain Inspirasi 2026 ke wilayah 3T serta bantuan sarana usaha bagi pelaku UMKM.

Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Benny Ariyadi mengatakan ketiga program tersebut memiliki sasaran yang berbeda, tetapi membawa semangat yang sama, yakni memperluas akses dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk semakin mandiri.

Ia menjelaskan program TJSL Pelindo dirancang agar menjawab kebutuhan masyarakat secara konkret.

Ada penyandang disabilitas yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan mobilitas, ada masyarakat di wilayah 3T yang membutuhkan akses terhadap pendidikan dan kesehatan serta ada pelaku UMKM yang membutuhkan sarana untuk mengembangkan usahanya.

"Pada akhirnya semuanya bermuara pada bagaimana membuka akses dan kesempatan agar masyarakat semakin berdaya," ujarnya.

Menurut Benny, besarnya keterlibatan perempuan dalam program UMKM dan Port Captain Inspirasi menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran yang kuat, baik sebagai penerima manfaat maupun sebagai penggerak perubahan.

"Karena itu, Pelindo ingin memastikan program-program TJSL memberikan kesempatan yang setara bagi perempuan untuk berkembang, meningkatkan kemandirian, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi keluarga maupun lingkungannya," ucapnya.

Pada bidang pendidikan dan kesehatan, Pelindo memberangkatkan 20 orang pekerja terpilih melalui program Port Captain Inspirasi 2026 ke Banda Aceh, Garut, Sumbawa, dan Ambon.

Para relawan akan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan bersama masyarakat sebagai bagian dari kontribusi Pelindo dalam memperluas manfaat program sosial hingga ke berbagai wilayah Indonesia.

Sementara pada bidang pemberdayaan ekonomi, sebanyak 53 pelaku UMKM memperoleh bantuan sarana usaha untuk mendukung kegiatan dan pengembangan bisnis mereka.

Salah satu penerima manfaat, Zahra, penjual "Bubur Maniez" di Kalibaru, Tanjung Priok, Jakarta Utara mengatakan bantuan tersebut memiliki arti penting bagi keberlangsungan usahanya.

"Gerobak ini kelihatannya sederhana, tetapi buat saya sangat berarti karena ini tempat saya mencari penghasilan setiap hari," ujar Zahra.

Pada bidang inklusi sosial, Pelindo menyalurkan alat bantu kepada 25 penyandang disabilitas untuk mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperluas akses dan mendorong kemandirian penyandang disabilitas.

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.