kingsheadwye.com

Kepada Prabowo, Anindya Bakrie Tegaskan Kesiapan Dunia Usaha Bantu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Jakarta, VIVA – Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie menegaskan, peran dominan dunia usaha dalam perekonomian nasional, membuat Kadin merasa ikut bertanggung jawab untuk turut menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga

Hal itu disampaikan Anindya saat bertemu Presiden Prabowo Subianto, bersama jajaran Kadin Indonesia dalam acara di Istana Negara, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya, Anindya menjelaskan jika data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut bahwa sekitar 92 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia, ditopang oleh konsumsi masyarakat, investasi swasta, dan ekspor.

Baca Juga

“Melihat data BPS, hampir 92 persen, 92 persen ekonomi di PDB itu datang dari konsumsi masyarakat, investasi swasta, dan ekspor,” kata Anindya, Jumat, 31 Juli 2026.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie di Istana Negara

Photo :

  • Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

Baca Juga

Menurutnya, besarnya kontribusi sektor non-pemerintah itu menjadi alasan Kadin, untuk berperan aktif dalam mendukung agenda pembangunan ekonomi nasional. Kontribusi itu diakui Anindya tidak hanya berasal dari perusahaan besar, tetapi juga melibatkan UMKM, koperasi, BUMN, BUMD, hingga pelaku usaha di daerah.

“Sehingga Kadin merasa terpanggil untuk berkontribusi di 92 persen ekonomi kita. Dan ini termasuk tentunya UMKM, koperasi, BUMN, BUMD, perusahaan besar baik pusat maupun daerah. Oleh karenanya di sini hadir tentunya asosiasi-asosiasi yang terkait,” ujarnya.

Anindya juga menjelaskan filosofi di balik logo Kadin, yang menurutnya mencerminkan karakter dunia usaha Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

Dia menyebut, simbol perahu menggambarkan kemampuan pengusaha bertahan di tengah berbagai kondisi, sementara dua ekor kuda melambangkan semangat bekerja bersama mendukung pemerintah.

“Nah, kami kenapa Pak selalu bekerja keras Bapak Presiden dan juga optimis? Karena kalau dilihat di logo Kadin, itu memang di atasnya ada perahu, Pak. Nah, perahu ini menandakan bahwa pengusaha yang kuat adalah pengusaha yang bisa mengarungi segala macam tipe lautan,” kata Anindya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menambahkan, semangat kolaborasi menjadi fondasi utama Kadin dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo.

“Dan juga di dalam logo tersebut ada bukan satu kuda, dua kuda, Pak. Yang artinya kita musti bekerja keras, bahu-membahu untuk mendukung pemerintah. Dan tentu juga logonya Pak masih sama dari dulu adalah Tabah, Jujur, Setia. Tabah, Jujur, Setia untuk siapa? Untuk Merah Putih,” ujar Anindya.

Halaman Selanjutnya

Dalam kesempatan itu, Anindya juga mengungkapkan bahwa sejak menerima arahan Presiden Prabowo pada awal 2025, Kadin langsung melakukan konsolidasi organisasi secara nasional untuk menyelaraskan langkah dengan agenda pembangunan pemerintah.