Ketua DPD prihatin jurnalis hilang di Krakatau sebab krusial 1
Ketua DPD prihatin jurnalis hilang di Krakatau sebab krusial 1
Jumat, 11 September 2026 12:45 WIB
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (ANTARA/HO-DPD)
Jakarta (ANTARA) - Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menyampaikan keprihatinannya atas hilangnya lima jurnalis beserta awak kapal dalam peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, sebab dia menilai profesi jurnalis punya peran krusial dalam kebutuhan informasi.
Menurut dia, hilangnya kelima jurnalis tersebut merupakan peristiwa yang sangat memilukan dunia pers di tanah air. Dia pun mendorong tim SAR terus melakukan pencarian terhadap kelima jurnalis yang hilang tersebut.
"Profesi jurnalis memiliki peran yang sangat krusial bagi kebutuhan informasi yang aktual dan akurat bagi masyarakat," kata Sultan dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Setiap perusahaan pers dan jurnalis, menurut dia, harus memahami bahwa keselamatan jiwa wartawan adalah hukum tertinggi yang harus diprioritaskan melebihi ambisi mendapatkan berita.
"Bahaya di area bencana alam seperti erupsi Anak Krakatau adalah situasi yang tidak bisa ditantang," kata Najamudin.
Sebelumnya, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten saat peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau akan dioptimalkan selama tujuh hari.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dalam konferensi pers di Pandeglang, Kamis (10/9), menyatakan hal tersebut sesuai dengan standar pedoman International Aeronautical and Maritime Search and Rescue (IAMSAR).
Dia menambahkan bahwa hingga hari ketiga operasi pencarian pengerahan kekuatan gabungan terus digencarkan secara masif dan terkoordinasi dengan melibatkan unsur lintas instansi.
"Operasi terus kita laksanakan. Kalau mengacu kepada IAMSAR guidelines, bahwa operasi ini akan dilaksanakan berturut-turut selama tujuh hari. Dan nanti pada saat hari ketujuh, kita akan lakukan rapat evaluasi yang melibatkan semuanya," kata Syafii.
Baca juga: PWI pastikan penyelenggaraan HPN 2027 berlangsung inklusif-kolaboratif
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ketua DPD prihatin jurnalis hilang di Krakatau sebab berperan krusial
Pewarta : Bagus Ahmad Rizaldi
Editor:
Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026