Ketua KPK Ngaku Sudah Bicara dengan Jaksa Agung soal Kasus Korupsi Febrie Adriansyah
Selasa, 14 Juli 2026 - 16:43 WIB
Jakarta, VIVA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto mengaku sudah berkomunikasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait penanganan kasus korupsi yang menjerat eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Baca Juga
"Iya sudah mulai jalan," kata Setyo kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Setyo juga menjelaskan dirinya telah membahas penanganan kasus korupsi Febrie Adriansyah bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Baca Juga
"Tadi kan sebelahan saya sama beliau duduknya," ungkap dia.
Pembahasan tersebut, kata Setyo menjadi bukti keseriusan dari Kejagung untuk mengusut tuntas kasus korupsi Febrie Adriansyah.
Baca Juga
"Sedikit banyak sudah adalah pembahasan dari beberapa waktu yang lalu. Artinya itu menunjukkan keseriusan daripada Kejaksaan Agung untuk menindaklanjuti penanganan ini," jelas Setyo.
Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Agung (Kejagung) mengambil sejumlah langkah untuk memastikan penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, berlangsung tanpa menimbulkan keraguan publik.
Selain membentuk tim penyidik khusus, Korps Adhyaksa juga mengklaim akan melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam bentuk supervisi selama proses penyidikan berjalan.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menegaskan komitmen tersebut dilakukan untuk menjaga profesionalisme dan transparansi dalam penanganan perkara yang kini telah resmi dialihkan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.
"Kami akan profesional dan transparan, kami akan libatkan supervisi KPK," kata dia, dikutip Selasa, 14 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kejagung menyiapkan tim penyidik yang dipilih secara khusus untuk meminimalkan potensi konflik kepentingan karena sebagian penyidik di lingkungan Jampidsus pernah berada di bawah kepemimpinan Febrie saat masih menjabat sebagai atasan mereka.
"Intinya Pak Plt Jampidsus akan menunjuk tim penyidik di Kejagung yang diisi orang-orang tertentu meminimalisir ada konflik interest," tutur dia.
Gus Miftah Diduga Terima Aliran Dana Rp100 Juta, Honor Ceramah Puluhan Juta Jadi Sorotan
Nama pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau yang lebih dikenal sebagai Gus Miftah kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, Gus Miftah diduga menerima aliran dana.
VIVA.co.id
14 Juli 2026