Khodimul Quran menggelar Tasyakuran HUT ke-41
Lombok Timur (ANTARA) - Khodimul Quran menggelar kegiatan tasyakuran hari ulang tahun (HUT) ke-41 di Kampung Muhajirin, Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pembina Yayasan Khodimul Quran TGH Mahfudz Muhyiddin, Senin mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan secara sederhana karena keterbatasan lokasi.
"Kami mengadakan kegiatan ini di tempat yang sederhana. Kami juga berharap ke depannya dapat memperluas sarana untuk Khodimul Quran," katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PB NWDI) TGB M. Zainul Majdi mengatakan perjalanan Rasulullah SAW dalam menerima wahyu Al-Qur'an menjadi pelajaran bagi umat Islam dalam memahami dan menghafalkan kitab suci tersebut.
Ia mengatakan Rasulullah SAW diberikan waktu selama 23 tahun untuk menerima dan menghafalkan Al-Qur'an.
"Karena lemahnya dan terbatasnya kita, maka kita dimudahkan dalam menghafal Al-Qur'an," katanya.
Menurut dia, keterbatasan manusia menjadi salah satu alasan Allah SWT memberikan kemudahan dalam menghafal Al-Qur'an.
Ia menjelaskan seluruh proses yang dilalui Nabi Muhammad SAW dalam menerima wahyu merupakan pelajaran bagi manusia.
"Al-Qur'an itu dibaca, dipahami, dan yang terpenting adalah mengamalkan Al-Qur'an," ujarnya.
TGB M. Zainul Majdi juga mengutip pandangan Imam Nawawi dalam kitab At-Tibyan fi Adabi Hamalatil Quran bahwa hal pertama yang harus diperhatikan dalam mempelajari Al-Qur'an adalah mengharapkan keridaan Allah SWT. "Sebelum melatih lisan, perbaikilah niatnya," katanya.
Ia mengingatkan para penghafal Al-Qur'an agar menjaga amanah yang telah diberikan Allah SWT dengan sebaik-baiknya.
"Karena sudah diamanahkan oleh Allah, maka kita harus menjaganya dengan sebaik-baiknya," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi/Mahasiswa PKL
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026