kingsheadwye.com

Kirim wakil ke enam final, Indonesia bisa tambah medali dari dayung - ANTARA News Kalimantan Barat

Jakarta (ANTARA) - Tim rowing (dayung) Indonesia menghadapi hari penentuan pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menempatkan wakil pada enam Final A yang memperebutkan medali di Nagaragawa International Regatta Course, Gifu, Jepang, Kamis.

Enam kesempatan tersebut berasal  dari men's double sculls, men's pair, women's single sculls, lightweight men's double sculls, men's quadruple sculls,
 da men's four. Dua nomor putri, women's four dan women's pair, akan berlomba pada Final B.

Dari enam Final A, perhatian tertuju kepada Ali Mardiansyah/Rafiq Wijdan Yasir yang turun pada lightweight men's double sculls pukul 13.30 WIB.

Ali/Rafiq memiliki salah satu tolok ukur internasional paling kuat dalam skuad Indonesia. 
Keduanya meraih perak pada Kejuaraan Dunia Dayung 2025 di Shanghai setelah mencatat waktu 6 menit 47,40 detik, yang merupakan medali pertama Indonesia dari kejuaraan dunia.

Modal itu membuat penampilan Ali/Rafiq layak diperhatikan ketika kembali menghadapi persaingan di Asia, apalagi  kejuaraan dunia tahun lalu berada di belakang pasangan China Li Yawei/Sun Man yang membukukan 6 menit 44,90 detik.

Peluang medali lain datang dari Memo/Febrian yang pada final men's double sculls pukul 07.00 WIB.

Keduanya memastikan tiket Final A setelah menempati peringkat ketiga heat pertama dengan waktu 6 menit 15,26 detik pada Rabu. Bagi Memo, final juga menjadi kesempatan kembali ke podium setelah meraih perunggu men's double sculls pada Asian Games Hangzhou.

Setelah Memo/Febrian, Ferdiansyah/Asuhan Pattiiha dijadwalkan tampil pada final men's pair pukul 08.20 WIB. Pengalaman keduanya juga cukup panjang di level Asia. Ferdiansyah dan Asuhan merupakan bagian dari skuad men's eight Indonesia yang meraih perunggu Asian Games Hangzhou bersama  Sulpianto dan Ardi Isadi.

Pada sektor putri, Mutiara Rahma Putri menjadi satu-satunya wakil Indonesia di Final A women's single sculls. Peraih perunggu Asian Games Hangzhou di lightweight women's double sculls bersama Chelsea Corputty itu akan berlomba pukul 12.10 WIB.

Tantangan Mutiara kali ini berbeda karena ia berlomba sendiri pada single sculls. Pada Hangzhou, medali diraihnya bersama Chelsea, sedangkan pada Kejuaraan Asia 2025 keduanya juga merebut perak lightweight double sculls dan menjadi bagian dari kuartet Indonesia yang memperoleh perak women's quadruple sculls.

Dua kesempatan terakhir Indonesia datang berurutan menjelang sore. Men's quadruple sculls menjalani Final A pukul 14.30 WIB, kemudian men's four menutup program Indonesia pukul 14.50 WIB.

Dengan enam Final A dalam rentang kurang dari delapan jam hari ini menjadi kesempatan terbesar dayung mempersembahkan medali di Aichi-Nagoya.

Pada Asian Games Hangzhou, dayung  tiga medali perunggu Indonesia, masing-masing dari men's double sculls, men's eight, serta lightweight women's double sculls.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kirim wakil ke enam final, Indonesia bisa tambah medali dari dayung

Pewarta: Muhammad Ramdan
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.