Kodim 1620 Lombok Tengah bangun jembatan penghubung desa
Lombok Tengah (ANTARA) - Kodim 1620 Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bergotong royong bersama warga membangun jembatan penghubung antara Desa Batunyale dan Kelurahan Gerantung di Kecamatan Praya Tengah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dandim 1620 Lombok Tengah Letkol Arh Mohamad Arifin di Lombok Tengah, Selasa mengatakan aksi produktif ini difokuskan pada penggalian dan pemindahan batu pondasi yang akan digunakan untuk pembangunan jembatan gantung sebagai akses utama masyarakat.
"Infrastruktur ini nantinya akan menjadi urat nadi penting yang menghubungkan dua wilayah, yakni Dusun Majan di Desa Batunyala dengan Lingkungan Guntur di Kelurahan Grantung," katanya.
Ia mengatakan selama ini ketiadaan akses jalan langsung membuat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas sehari-hari warga di kedua dusun tersebut cukup terhambat.
Jembatan gantung yang berukuran lebar 1,2 meter dan panjang 30 meter ini diharapkan menjadi solusi konkret memutus isolasi geografis dan mempercepat waktu tempuh antar wilayah.
"Ini untuk memudahkan aktivitas masyarakat," katanya.
Di lokasi kegiatan, terlihat kebersamaan yang erat antara prajurit TNI dan masyarakat. Tanpa sekat, mereka memecah batu besar, menggali tanah pondasi, hingga mengangkut material secara estafet menggunakan alat seadanya.
"Keterlibatan TNI dalam pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen kemanunggalan TNI bersama rakyat. Tugas TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir di tengah kesulitan masyarakat untuk menjadi stimulus pembangunan di daerah," katanya.
Warga menyambut gembira dan penuh antusias pembangunan tersebut dan mereka berharap pengerjaan jembatan gantung dapat berjalan lancar tanpa kendala cuaca.
"Sehingga roda perekonomian dan interaksi sosial antar-dusun bisa segera berputar lebih cepat setelah jembatan resmi beroperasi," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026