kingsheadwye.com

Komisi V DPRD Jabar dorong pembangunan kawasan terintegrasi Sekolah Rakyat - ANTARA News Jawa Barat

Bandung (ANTARA) - Komisi V DPRD Jawa Barat mendorong pembangunan kawasan pendidikan yang terintegrasi untuk mendukung pengembangan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung guna meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Hasbullah Rahmad mengatakan konsep Sekolah Rakyat yang berbasis asrama membutuhkan lingkungan belajar yang khusus, kondusif, dan terpisah dari aktivitas publik.

“Untuk sementara fasilitas yang digunakan sudah cukup representatif. Namun ke depan, Sekolah Rakyat harus memiliki kawasan tersendiri yang terintegrasi karena konsepnya adalah sekolah berasrama sehingga membutuhkan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan tidak bercampur dengan aktivitas publik,” kata Hasbullah dalam keterangan yang diterima di Bandung, Jumat.

Menurut dia, fasilitas yang saat ini digunakan, termasuk pemanfaatan aset milik KONI Kabupaten Bandung berupa asrama atlet dan gedung perkantoran, masih mampu mendukung kegiatan belajar mengajar pada tahap awal.

Namun demikian, kata dia, keberadaan kawasan pendidikan permanen dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk menunjang proses pembelajaran sekaligus pembentukan karakter peserta didik.

Hasbullah mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Bandung telah menyiapkan lahan seluas 7,6 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Selain itu, terdapat rencana pembangunan empat Sekolah Rakyat baru guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Ia menilai pengembangan Sekolah Rakyat bukan hanya soal penyediaan ruang belajar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
 

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor : Zaenal Abidin

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.