Korban Gempa NTT Capai 54 Jiwa, Bantuan Dikebut Pemerintah Lewat Udara hingga Laut
Senin, 17 Agustus 2026 - 11:35 WIB
Jakarta, VIVA – Pemerintah mempercepat penanganan darurat pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca Juga
Di tengah proses penanganan bencana, sejumlah jajaran menteri dan pimpinan lembaga bahkan mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI bersama masyarakat terdampak di Lapangan Motang Rua, Ruteng, Kabupaten Manggarai, Senin, 17 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan kehadiran pemerintah di NTT sejak hari pertama gempa merupakan bentuk komitmen untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan.
Baca Juga
"Sejak hari pertama kejadian, kita sudah berada di NTT untuk meninjau lapangan dan membahas percepatan pemulihan," ujar Pratikno usai mengikuti Upacara Bendera HUT ke-81 RI di Ruteng.
Menurut Pratikno, penanganan darurat dilakukan secara terintegrasi dengan menyasar sejumlah wilayah yang membutuhkan bantuan segera.
Baca Juga
Pemerintah membagi tugas untuk memastikan distribusi logistik menjangkau wilayah terdampak, termasuk Kecamatan Reo di Manggarai hingga wilayah yang sempat terisolasi di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.
Koordinasi juga dilakukan bersama Satgas DPR RI dan kementerian/lembaga terkait, baik secara langsung maupun melalui konferensi video.
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan berbagai armada untuk mempercepat distribusi bantuan sekaligus menjangkau wilayah yang terkendala akses geografis.
BNPB mengoperasikan Posko Nasional di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk menampung dan menyalurkan bantuan logistik. Termasuk di antaranya 50.000 paket bantuan dari Presiden RI.
Bantuan tersebut kemudian didistribusikan melalui dua posko utama di NTT, yakni Posko Labuan Bajo dan Posko Maumere.
Posko Labuan Bajo melayani kebutuhan di wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada. Sedangkan Posko Maumere mendistribusikan bantuan untuk Sikka, Ende, dan Nagekeo.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Untuk menembus wilayah yang sulit dijangkau, enam pesawat disiagakan di Labuan Bajo dan lima pesawat di Maumere. Pemerintah juga menyiapkan helikopter untuk mendukung kebutuhan evakuasi medis darurat.
Tak hanya jalur udara, distribusi bantuan dilakukan melalui jalur darat dan laut. Truk-truk logistik berukuran besar dikerahkan ke sejumlah titik penyaluran utama.
Halaman Selanjutnya
Sementara itu, kapal Pelni dan kapal feri digunakan untuk menjangkau wilayah kepulauan, termasuk Pulau Palue.