KSP apresiasi lapas berikan bekal keterampilan untuk warga binaan
KSP apresiasi lapas berikan bekal keterampilan untuk warga binaan
Selasa, 21 Juli 2026 20:27 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman (tengah) saat meninjau program pembinaan warga binaan di Lapas) Kelas I Tangerang, Banten, Selasa (21/7/2026). ANTARA/HO-KSP
Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman mengapresiasi program pembinaan yang dilakukan di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan berharap dapat dimanfaatkan warga binaan mendapatkan bekal keterampilan untuk kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.
Menurut keterangan Kantor Staf Presiden (KSP) diterima di Jakarta, Selasa, Kepala Staf Kepresidenan Dudung bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang pada hari ini untuk melihat secara langsung berbagai program pembinaan yang dijalankan bagi warga binaan.
"Saya lihat pertama, dari mulai kebersihan, keteraturan, ketertiban ini menurut saya sangat baik. Kemudian yang sangat menonjol justru masyarakat binaannya bisa memproduksi dari bahan bakunya limbah batu bara menjadi produk-produk yang bisa dijual. Hasilnya sangat menguntungkan dan menjadi bekal bagi mereka setelah keluar nanti," ujar Dudung.
Dalam kunjungan tersebut, ia melihat secara langsung berbagai program pembinaan yang dijalankan bagi warga binaan, mulai dari kondisi kebersihan, ketertiban lingkungan, hingga pelatihan keterampilan yang menghasilkan produk bernilai ekonomi.
Kepala Staf Kepresidenan menyebut bahwa pembinaan merupakan inti dari sistem pemasyarakatan. Oleh karena itu, setiap warga binaan harus diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, memperbaiki diri, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
"Semua warga punya hak untuk berbuat baik, semua warga punya hak juga untuk memperbaiki diri. Artinya melalui pembinaan inilah yang kemudian nanti akan semakin berkembang," katanya.
Ia juga mengapresiasi berbagai program pembinaan yang terus dikembangkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Beragam aktivitas tersebut membuat warga binaan tetap produktif selama menjalani masa pidana, sekaligus mengurangi rasa jenuh dan keterasingan.
"Masyarakat binaan di sini juga tidak merasa kesepian, merasa bosan, merasa jenuh, dengan aktivitas-aktivitas yang luar biasa sehingga mereka betul-betul merasa dibina, tidak merasa terasing," kata Dudung.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Kantor Staf Presiden dalam melakukan pemantauan terhadap implementasi kebijakan strategis pemerintah di berbagai sektor.
Melalui kunjungan lapangan, dia mengatakan dapat memastikan program-program prioritas berjalan efektif. Termasuk upaya penguatan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada pembinaan, pemberdayaan, dan reintegrasi sosial warga binaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026