Kutai Barat perkuat gotong royong cegah karhutla di tengah kemarau - ANTARA News Kalimantan Timur
Kubar, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, memperkuat gotong royong di tengah masyarakat untuk mencegah dan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama saat kondisi kemarau yang masih berlangsung saat ini.
“Semangat gotong royong harus diwujudkan di setiap kondisi, termasuk dalam upaya mencegah dan menangani karhutla. Mari bersama menjaga hutan, lahan, dan lingkungan demi keamanan dan kesehatan masyarakat," kata Wakil Bupati Kubar Nanang Adriani di Sendawar, Kubar, Selasa.
Keterlibatan masyarakat juga ia sebut menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran, terutama melalui kepedulian terhadap lingkungan dan kesigapan melaporkan kemunculan titik api sebelum meluas.
Nanang mengimbau masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan, termasuk segera melaporkan kepada aparat kampung atau petugas jika menemukan titik api.
Saat pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-23 tahun 2026 di Kampung Linggang Jelemuq, Kecamatan Tering, Senin (26/10), kemarin, Nanang juga mengajak masyarakat mewaspadai dampak kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan.
"Tetap gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Namun kurangi kegiatan di luar rumah apabila asap semakin pekat, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, dan kelompok rentan terhadap gangguan pernapasan," katanya.
Nanang menegaskan, pemerintah bersama unsur terkait akan terus melakukan upaya pencegahan dan penanganan karhutla, namun angkah tersebut membutuhkan dukungan masyarakat melalui kerja sama dan kepedulian yang diwujudkan dalam tindakan nyata.
Semangat gotong royong, lanjutnya, merupakan budaya bangsa yang perlu terus dipelihara di tengah perkembangan zaman, modernisasi, dan digitalisasi agar tidak terkikis oleh sikap individualistis.
"Semangat kebersamaan itu tidak hanya diwujudkan dalam pembangunan fasilitas umum dan kegiatan sosial, tetapi juga melalui pemeliharaan kebersihan lingkungan serta perlindungan hutan dan lahan dari ancaman kebakaran," katanya
Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.