L'Oreal Buka Suara usai Produknya Dituding Bisa Picu Kanker
Jakarta, CNBC Indonesia - L'Oreal Indonesia buka suara soal gugatan hukum yang diajukan Negara Bagian Arizona, Amerika Serikat atas dugaan risiko kanker dari produk pelurus rambut.
Dalam gugatannya, pemerintah Arizona menuduh L'Oreal melanggar undang-undang perlindungan konsumen negara bagian dengan memasarkan produk pelurus rambut SoftSheen-Carson tanpa memberikan peringatan mengenai dugaan risiko kanker ovarium dan kanker rahim. Produk-produk tersebut sebagian besar digunakan oleh perempuan Afrika-Amerika.
Menanggapi hal ini, L'Oreal Indonesia menjelaskan bahwa produk hair relaxer atau pelurus rambut yang dimaksud dalam gugatan tersebut tidak dijual di Indonesia. Perusahaan juga menegaskan bahwa setiap produknya telah melewati serangkaian tes demi memastikan keamanan produk.
"Seluruh produk kami telah melalui evaluasi ilmiah yang ketat oleh para ahli serta mematuhi regulasi di setiap pasar tempat kami beroperasi. Kami yakin akan keamanan produk SoftSheen-Carson dan meyakini bahwa tuduhan yang dibuat dalam gugatan ini tidak memiliki dasar hukum maupun ilmiah," kata L'Oreal Indonesia, dalam keterangan tertulis yang diterima CNBC Indonesia, Selasa (15/9/2026).
Gugatan terhadap L'Oreal muncul setelah diterbitkannya studi pada 2022 oleh National Institutes of Health (NIH). Studi tersebut menemukan bahwa wanita yang menggunakan produk pelurus rambut dari SoftSheen-Carson beberapa kali dalam setahun memiliki risiko lebih dari dua kali lipat lebih tinggi untuk menderita kanker rahim.
Terkait hal ini, L'Oreal mengatakan bahwa studi yang dijadikan basis dari gugatan di AS tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat yang pasti antara penggunaan produk dengan kondisi yang dituduhkan oleh para penggugat.
"Terlebih, meskipun studi tersebut secara jelas menyatakan bahwa 'penelitian lebih lanjut diperlukan,' salah satu peneliti utama dari studi tersebut juga telah mengakui bahwa mungkin ada faktor penyebab potensial lain terhadap hasil kesehatan tersebut," imbuh perusahaan kecantikan raksasa tersebut.
(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]