kingsheadwye.com

Legenda tenis Indonesia nilai Janice Tjen hanya butuh konsisten dan percaya diri - ANTARA News Jawa Barat

Jakarta (ANTARA) - Legenda tenis Indonesia Yayuk Basuki menilai petenis putri Indonesia Janice Tjen hanya membutuhkan konsistensi dan kepercayaan diri di tengah fluktuasi performa dalam menjalani tur WTA.

Menurut Yayuk, Janice tidak sedang mengalami stagnasi dalam perkembangan kariernya, melainkan tengah menjalani proses menuju kematangan sebagai pemain profesional.

"Janice sepertinya mengalami stagnan. Tapi sebenarnya mengalami stagnan itu juga enggak. Ini semuanya bagian dari proses," kata Yayuk di Jakarta, Rabu.

"Apa yang perlu diperbaiki mungkin kematangan dia saja. Konsistensinya dia."

Menurut Yayuk, perjalanan seorang petenis pada tahun kedua setelah menembus level yang lebih tinggi, layaknya Janice, memang tidak selalu berjalan mulus. Fase tersebut justru menjadi bagian dari proses adaptasi dan pencarian konsistensi dalam pertandingan.

Evaluasi, menurut dia, dapat dilakukan terhadap berbagai aspek permainan yang masih belum stabil, baik servis maupun pukulan, meski ia menilai persoalan Janice bukan semata-mata terletak pada teknik.

Yayuk juga menilai hasil pertandingan Janice belakangan ini perlu dilihat secara proporsional. Ia mencontohkan pertemuan Janice dengan petenis Rusia unggulan kelima Mirra Andreeva sebagai salah satu faktor yang turut mempengaruhi hasil.

"Saya tidak melihat dari sisi pukulan ataupun enggak. Tapi pertandingan. Bad luck kemarin di US Open dia langsung ketemu Andreeva lagi," kata mantan petenis yang pernah menduduki peringkat 19 dunia tersebut.

Terlepas dari hasil tersebut, Yayuk mengaku optimistis dengan prospek Janice. Ia bahkan menilai permainan Janice memiliki kelengkapan yang menjadi modal penting untuk berkembang di level internasional.

"Dengan permainan Janice sendiri, saya optimistis. Janice itu sebetulnya saya berpikir dia lebih baik daripada seorang Eala. Karena permainannya lengkap," ujar Yayuk.

Yayuk, yang pernah menembus perempat final Wimbledon pada 1997, membandingkan permainan Janice dengan petenis Filipina Alexandra Eala . Menurut dia, Eala memiliki groundstroke yang kuat, sedangkan Janice mempunyai variasi permainan yang lebih lengkap.

Ia juga menyoroti sejumlah senjata Janice, termasuk servis dan kemampuan melakukan serangan melalui permainan voli.

Selain aspek permainan, Yayuk meminta masyarakat Indonesia memberikan dukungan kepada Janice, terutama ketika petenis tersebut sedang menghadapi masa sulit. Menurut dia, dukungan publik dapat membantu mengembalikan kepercayaan diri Janice.

Menurut Yayuk, Janice selama ini telah berjuang secara mandiri untuk mengejar kariernya sebagai petenis profesional, termasuk dalam pembiayaan perjalanan kompetisinya, sehingga harus diapresiasi.

Ia meyakini dukungan publik akan memberikan energi positif bagi Janice untuk kembali membangun rasa percaya diri.

"Dengan dukungan kita semuanya, saya yakin itu akan menambah, mengembalikan confidence dia. Jadi yang perlu dilakukan Janice saat ini adalah mengembalikan confidence, kepercayaan dirinya," ujar Yayuk.

"Saya yakin secara permainan, Janice sudah punya. Tinggal ditambah lagi konsistensinya saja.”

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Yayuk Basuki nilai Janice Tjen hanya butuh konsisten dan percaya diri

Pewarta: Arindra Meodia
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.