Lewat program kantin sehat, SKK Migas PetroChina pastikan kualitas pangan pekerja dan warga aman - ANTARA News Jambi
Jambi (ANTARA) - SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kesehatan lingkungan kerja dan masyarakat sekitar wilayah operasional. Melalui tim Industrial Hygiene, perusahaan hulu migas ini kembali menggulirkan program berkala Kantin Sehat 2026 demi memastikan kualitas pangan yang dikonsumsi pekerja dan warga disekitar lingkungan Perusahaan senantiasa aman serta higienis.
Sebagai bagian dari penguatan program berkelanjutan tersebut, PetroChina menggelar Seminar Keamanan dan Keselamatan Pangan di Recreation Hall BGP Basecamp, Betara, Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Sabtu (22/8).
Kegiatan ini berfokus pada edukasi dan standarisasi pengelolaan makanan sesuai prinsip kesehatan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Sosialisai dan edukasi Kantin Sehat PetroChina ini dihadiri Field Manager PetroChina Jabung yang diwakili oleh HSE Superintendent, Frederick C Kariodimedjo, Health and Medical Management Supervisor M. Nasirudin, Laode Bazaruddin SPd, M. Kes, selaku Pj. Kesling, Kesja dan Olahraga Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Ibu Sulatin, AMKL, selaku Pj. Program Kesehatan Lingkungan Puskesmas Sukorejo Kabupaten Tanjung Jabung Barat, para pelaku usaha ruamh makan, kantin dan catering.
Sinergi kuat ini melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanjab Barat dan Puskesmas Sukorejo sebagai narasumber teknis. Tercatat, sebanyak 13 pelaku usaha lokal yang terdiri dari pemilik warung, rumah makan, hingga penyedia jasa catering di area Betara antusias mengikuti jalannya edukasi intensif tersebut.
Langkah nyata PetroChina ini mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Tanjab Barat. Pihak Dinkes menilai konsistensi perusahaan dalam merangkul pelaku usaha kuliner lokal merupakan sebuah barometer positif di sektor industri yang patut dicontoh.
"Kami sangat mengapresiasi keberlanjutan program Kantin Sehat yang diinisiasi oleh tim Industrial Hygiene PetroChina ini. Ini bukan sekadar komitmen sesaat, melainkan aksi nyata yang berjalan secara konsisten demi menjaga higienitas pangan bagi pekerja sekaligus warga sekitar. Langkah ini patut dicontoh oleh perusahaan lain," ungkap perwakilan Dinas Kesehatan Tanjab Barat.
Pihak Dinkes menambahkan bahwa program pendampingan rutin seperti ini sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan standar kesehatan masyarakat. Ke depan, kolaborasi ini ditargetkan mampu memperluas cakupan pendampingan berkala agar para peserta pelaku usaha di sekitar wilayah operasional PetroChina ini sukses meraih Sertifikat Laik Higiene Sanitasi resmi.
Respons positif juga datang dari para peserta, salah satunya Putri Ramona, pemilik Rumah Makan Dzikri. Ia mengaku program ini memberikan dampak nyata yang sangat membantu keberlanjutan bisnis kuliner lokal.
"Terima kasih kepada PetroChina International Jabung Ltd. Kegiatan ini sangat bagus dan membantu kami dalam menjalankan usaha. Sebagai pemilik usaha makanan, kehigienisan produk adalah hal krusial yang membutuhkan perhatian khusus," ujar Putri.
Lebih lanjut, Putri Ramona menaruh harapan besar agar rekan-rekan sesama pelaku usaha kuliner di sekitar Betara dapat bergerak bersama memanfaatkan program pendampingan ini untuk meningkatkan kualitas produk mereka. Ia berharap program edukasi ini terus digulirkan secara rutin agar pelaku usaha kuliner lainnya bisa ikut ambil bagian demi tumbuh bersama secara sehat.
Melalui seminar keamanan pangan yang terstruktur ini, SKK Migas PetroChina bersama Dinas Kesehatan berkomitmen untuk terus mengawal standarisasi pangan secara bertahap, guna menciptakan ekosistem lingkungan industri yang sehat, aman, dan produktif bagi semua pihak.
Dampaknya untuk masyarakat umum terutama karyawan PetroChina yang makan disini dapat merasakan keamanan dan kebersihan produk makanan yang dihasilkan dari setiap pelaku usaha rumah makan.
Pewarta: Rilis/Nanang Mairiadi
Editor : Nanang Mairiadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.