Lisandro Martinez Diduga Sengaja Kritik Bos Manchester United, Ini Motifnya
Liputan6.com, Jakarta - Steven Gerrard mempertanyakan alasan di balik kritik terbuka Lisandro Martinez terhadap Manchester United. Legenda Liverpool itu menduga, ledakan emosi bek asal Argentina tersebut tidak semata-mata dipicu kekecewaan terhadap arah perkembangan klub, tetapi mungkin juga berkaitan dengan persoalan kontrak dan masa depannya di Old Trafford.
Martinez sebelumnya meluapkan kemarahannya terhadap minimnya investasi Manchester United dan mendesak manajemen klub untuk menunjukkan ambisi yang lebih besar. Pernyataan itu muncul setelah Setan Merah menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions.
Namun, Gerrard menilai ada kemungkinan alasan lain yang mendorong Martinez melontarkan kritik secara terbuka. Situasi tersebut pun memunculkan pertanyaan mengenai kelanjutan karier bek berusia 28 tahun itu bersama Manchester United.
Berbicara dalam siniar Stick to Football, Gerrard menduga pernyataan Martinez mungkin berkaitan dengan ketidakpuasannya terhadap sikap klub dalam pembahasan kontrak. Ia juga tidak menutup kemungkinan sang pemain memang tengah mempertimbangkan untuk meninggalkan Old Trafford.
"Saya pikir selalu ada motif di baliknya. Saya menduga dia mungkin sudah meminta kontrak baru, tetapi klub menolaknya atau semacamnya. Bisa juga dia sendiri ingin pergi," ujar mantan kapten Liverpool tersebut.
Pemilihan Waktu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490045/original/024318800_1769970019-AP26032523324522.jpg)
Perbesar
Gerrard turut mempertanyakan pemilihan waktu Martinez untuk menyampaikan kritiknya di hadapan publik. Menurutnya, pernyataan tersebut patut dicermati karena bursa transfer Januari masih belum dekat.
Ia menduga kritik terbuka itu berpotensi menjadi cara untuk memberikan tekanan kepada manajemen, meskipun belum ada bukti yang memastikan bahwa Martinez sengaja melakukan hal tersebut demi membuka jalan keluar dari klub.
Menurut mantan pelatih Aston Villa dan Rangers itu, persoalan internal semacam ini semestinya dapat dibicarakan terlebih dahulu secara tertutup dengan pihak klub, alih-alih disampaikan kepada publik.
Di sisi lain, Martinez menegaskan bahwa komentarnya dilandasi kemarahan dan kekecewaan. Ia ingin Manchester United memiliki ambisi lebih besar agar mampu bersaing memperebutkan gelar-gelar bergengsi.
Masa Depan Martinez di Old Trafford Dipertanyakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4989589/original/063467700_1730684499-000_36LG62Z.jpg)
Perbesar
Ketidakpastian mengenai masa depan Martinez semakin menjadi sorotan setelah muncul laporan bahwa sang pemain dan Manchester United sama-sama memiliki keraguan terkait kelanjutan kontraknya.
Bek berusia 28 tahun itu dikabarkan tidak ingin memperpanjang masa baktinya dan mulai mempertimbangkan kemungkinan hengkang. Sementara itu, Manchester United juga disebut masih memiliki keraguan untuk mengaktifkan opsi perpanjangan kontraknya selama satu tahun.
Spanyol bahkan dilaporkan menjadi destinasi pilihan Martinez apabila benar-benar meninggalkan Manchester pada 2027.
Meski demikian, belum ada konfirmasi bahwa kritik Martinez terhadap manajemen Manchester United berkaitan langsung dengan persoalan kontrak ataupun keinginannya untuk pindah klub.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
Persijap Jepara vs Isenmulang FC: Duel Dasar Klasemen