Listrik padam bergiliran, Bupati Barito Utara panggil Manajer PLN Muara Teweh
Listrik padam bergiliran, Bupati Barito Utara panggil Manajer PLN Muara Teweh
Senin, 27 Juli 2026 15:32 WIB
Bupati Barito Utara Shalahuddin memanggil Manajer PLN ULP Muara Teweh Pandu Andoka terkait pemadaman listrik secara bergiliran di ruang kerja Bupati setempat, Muara Teweh, Senin (27/7/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi
Kenapa dampaknya selalu semua sama. Semestinya ada keringanan, di sana yang rusak lebih banyak, harusnya sama terjadi pemadaman.Di tempat kita normal, harusnya ditempat kita di kurangi pemadaman
Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Shalahuddin memanggil Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muara Teweh Pandu Andoka terkait pemadaman listrik bergiliran yang diberlakukan di wilayah kabupaten setempat dalam beberapa pekan terakhir.
Shalahuddin menyatakan terjadinya kerusakan interkoneksi listrik wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan tidak sehat. Di Barito Utara tempat sumber gas yakni Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) tidak ada masalah, sementara kerusakan di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asam-asam, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel.
"Kenapa dampaknya selalu semua sama. Semestinya ada keringanan, di sana yang rusak lebih banyak, harusnya sama terjadi pemadaman.Di tempat kita normal, harusnya ditempat kita di kurangi pemadaman," kata Shalahuddin di ruang kerja Bupati setempat di Muara Teweh, Senin.
"Harusnya berkeadilan jangan sampai wadahnya (tempat) kita normal justru sama sering menerima pemadaman listrik," tambah dia.
Bupati Shalahuddin meminta PLN Muara Teweh mengirim surat dan upaya agar jadwal pemadaman bisa dilakukan adil sesuai kendala kerusakan.
Dia juga mengatakan, sikap pemerintah daerah selalu membantu dan mendukung PLN Muara Teweh, namun saat ini perlu disikapi oleh PLN sendiri. Zaman berbeda, hal kecil pun sudah di ketahui masyarakat.
"Kami mengundang bapak ingin mengetahui kenapa terjadi pemadaman listrik dan kapan berakhirnya," tegas Shalahuddin.
Manajer PLN ULP Muara Teweh Pandu Andoka mengatakan pemadaman bergiliran diakibatkan adanya penurunan pasokan daya di sistem interkoneksi Kalimantan disebabkan gangguan generator di PLTU Asam-asam terjadi kebocoran pipa boiler dan turbin pada dua unit pembangkit independent power producer (IPP) .
"Semua mengakibatkan terjadinya dan terbatasnya pasokan listrik di sebagian wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah," katanya.
Pandu menjelaskan, semua jadwal dan lainnya dilakukan oleh sistem interkoneksi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalselteng dan PLN Muara Teweh juga menerima dari sana jadwal pemadaman.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.