Manusia 3.700 Triliun Tunjuk Menantu Jadi Bos, Dikritik Nepotisme
Jakarta -
Di era kecerdasan buatan (AI), sepak terjang Jensen Huang, CEO Nvidia dan salah satu pengusaha paling terkemuka di dunia, menarik perhatian publik. Namun kali ini terkait kontroversi 'manajemen keluarga'.
Keputusannya menempatkan putra, putri, dan kini menantunya ke dalam peran manajemen inti di Nvidia, memicu kritik mengenai nepotisme di mana anggota keluarga pendiri perusahaan tersebut semakin memengaruhi bisnisnya.
Kontroversi ini memanas bulan Januari ketika menantunya, Nico Caprez yang berusia 35 tahun, dipromosikan menjadi Wakil Presiden Pertumbuhan Infrastruktur AI Global di NVIDIA. Dikutip detikINET dari Chosun, kenaikan pangkat yang meroket ini terjadi hanya 23 bulan setelah ia mulai bekerja pada Februari 2024
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perannya semakin memicu sorotan karena kini mengawasi infrastruktur AI global, area krusial bagi masa depan Nvicia. Caprez bertugas menghubungkan klien pusat data yang membeli unit pemrosesan grafis (GPU) NVIDIA dengan sumber daya pendanaan, pelanggan, tenaga listrik, dan fasilitas fisik.
Sikap pilih kasih Huang terhadap menantunya dilaporkan cukup mencolok. Seorang sumber dari perusahaan komputasi cloud menggambarkan Caprez sebagai "consigliere" Huang, istilah yang merujuk pada orang kepercayaan tempat bos mafia berkonsultasi mengenai masalah sensitif.
Menurut The Information, Huang yang saat ini hartanya di kisaran USD 207 miliar (Rp 3.700 triliun) itu sering mengatakan kepada mitra bisnisnya, "Bicara saja dengan Nico," setiap kali mereka meminta bantuan.
Caprez memiliki latar belakang tidak biasa sebagai mantan atlet ski Swiss. Ia pernah memenangkan kejuaraan nasional junior dalam balap menurun dan menempati posisi keenam dalam ajang Kejuaraan Dunia.
Setelah pensiun tahun 2013, ia beralih ke bidang keuangan dengan bekerja di Boston Consulting Group (BCG), London Business School (LBS), dan berbagai perusahaan manajemen aset. Pada masa inilah ia bertemu putri Huang, Madison Huang (35), yang merupakan teman sekelasnya di LBS, dan menikahinya di Hawaii bulan lalu.
Kedua anak Huang juga menjadi tokoh berpengaruh di Nvidia. Madison, yang bergabung tahun 2020, kini menjabat Direktur Senior Pemasaran untuk Physical AI Platform dan anggota The Band, kelompok inti yang mendampingi Huang dalam acara-acara besar.
Putra sulung, Spencer (36), bergabung tahun 2022 dan mengelola produk-produk robotika. Media-media di Silicon Valley mencatat Madison lebih terlihat dan berpengaruh, secara efektif mengawasi seluruh area bisnis.
Meskipun anak-anaknya bukan jajaran eksekutif resmi dan tidak ada rencana suksesi formal, kritik semakin berkembang. Dalam pertemuan perusahaan pada tahun 2024, karyawan menyuarakan kekhawatiran mengenai nepotisme.
Huang dilaporkan menanggapi hal tersebut. "Orang tua tidak akan merekomendasikan anak yang akan mempermalukan perusahaan dan beberapa karyawan generasi kedua bahkan lebih mampu daripada orang tua mereka," katanya saat itu.
The Information mengutip seorang karyawan Nvidia mengatakan bahwa perusahaan ini sekarang dijalankan jauh lebih menyerupai bisnis keluarga.
Saksikan Live DetikPagi:
(fyk/afr)
TAGS
LIHAT LAINNYA