kingsheadwye.com

Menag kukuhkan 10 ribu guru Al Quran di Muktamar V Wahdah Islamiyah

Menag kukuhkan 10 ribu guru Al Quran di Muktamar V Wahdah Islamiyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 19:51 WIB

Image Print

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengukuhkan para guru Al Quran saat Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (22/8/2026). ANTARA/HO-Wahdah Islamiyah

Jakarta (ANTARA) - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengukuhkan 10 ribu guru Al Quran sebagai langkah mengatasi buta huruf Al Quran dalam rangkaian pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu.

"Saya kukuhkan sekali lagi 10.000 guru ngaji, selamat jalan, selamat berjuang, dan sekaligus juga membuka Muktamar yang mengusung tema memantapkan persatuan dan kolaborasi menuju Indonesia berkah," ujar Nasaruddin Umar.

Para guru ngaji tersebut merupakan kader-kader Wahdah Islamiyah. Mereka akan segera bergerak ke masyarakat untuk mengatasi persoalan buta huruf Al Quran.

Menurut Nasaruddin Umar, upaya yang dilakukan Wahdah Islamiyah ini senapas dengan program yang ada di Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama dalam mengatasi persoalan buta huruf Al Quran.

“Saya memberikan apresiasi yang luar biasa baik kepada para guru 10.000 ini maupun juga kepada Wahdah Islamiyah. Insya Allah kita doakan semoga kalian berhasil, kalau 10.000 orang ini membebaskan 10 orang, maka Insya Allah dalam tempo tiga tahun Indonesia akan bebas daripada buta huruf Al Quran,” ujarnya.

Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut mengungkapkan bahwa jumlah buta huruf Al Quran di Indonesia ada sekitar 60 persen, dan tugas ini tidak bisa diemban oleh pemerintah saja termasuk Kemenag, namun membutuhkan peran dan kontribusi ormas Islam dan semua umat.

“Kementerian Agama tidak bisa menyelesaikan masalah buta huruf Al Quran sendiri. Di sinilah peran Ormas Islam, termasuk paling konkrit yaitu Wahdah Islamiyah yang menyumbangkan 10.000 guru Al Quran untuk memberantas buta huruf Al Quran di Indonesia,” katanya.

Ia memberikan apresiasi kepada Pimpinan Wahdah Islamiyah, Zaitun Rasmin, atas langkah yang dilakukan organisasi keislaman tersebut. Menag meyakini semua kebaikan yang digerakkan dengan niat yang luhur pasti akan mendapat ridha dari Allah SWT.

“Saudara sekalian para pejuang Islam, jadilah betul-betul sebagai guru dalam kurung Mursyid. Semoga tentu kita tidak hanya mengajarkan membaca Al Quran tetapi kita juga berharap semoga para guru ini berhasil menembus batin batin para muridnya,” kata dia.

Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah juga turut dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, Ketua MUI Pusat KH Anwar Iskandar, serta sejumlah duta besar negara sahabat.

Pewarta : Asep Firmansyah
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026