kingsheadwye.com

Menhut pastikan penindakan tegas terhadap perusak alam

Ya tadi saya dengar dari Pak Kapolda sudah ada 12 orang tersangka. Jadi siapa pun, besar, kecil, tanpa pandang bulu, yang melakukan perusakan alam, perusakan hutan, akan kita tindak secara tegas

Palangka Raya (ANTARA) - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memastikan penindakan tegas dilakukan terhadap siapa pun yang terbukti melakukan perusakan alam dan hutan, termasuk terkait kebakaran hutan dan lahan.

"Ya tadi saya dengar dari Pak Kapolda sudah ada 12 orang tersangka. Jadi siapa pun, besar, kecil, tanpa pandang bulu, yang melakukan perusakan alam, perusakan hutan, akan kita tindak secara tegas," kata Raja Juli di Palangka Raya, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Menhut meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, bersama Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan jajaran.

Polda Kalimantan Tengah sebelumnya menegaskan penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman, tetapi juga penegakan hukum terhadap pihak yang diduga menjadi penyebab kebakaran.

Baca juga: Menhut beri peluang beasiswa bagi "superman" karhutla di Kalteng

Saat berada di lokasi, Raja Juli menerima pemaparan perkembangan penanganan karhutla dari tim gabungan dan meninjau sejumlah titik yang sedang ditangani petugas.

Ia juga mengapresiasi peran relawan dan partisipasi masyarakat Kalimantan Tengah dalam penanggulangan karhutla.

"Karena meski ada TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD atau lainnya, tanpa ada partisipasi masyarakat dalam menanggulangi karhutla ini, tentu tidak akan bisa selesai," ujarnya.

Baca juga: Menhut: Wana Lestari replikasi inovasi untuk transformasi hutan

Raja Juli mengingatkan masyarakat dan seluruh pihak untuk memperkuat upaya pencegahan agar karhutla dapat ditangani secara optimal.

"Sekaligus pada momentum ini saya kembali mengingatkan agar jangan bermain api. Kondisinya sangat buruk sekali, cuacanya sangat buruk sekali, BMKG sudah memprediksi El Nino pada tahun 2026 ini sangat kuat," katanya.

Berdasarkan data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalimantan Tengah per 18 Agustus 2026, tercatat 1.464 kejadian karhutla sejak Januari dengan luas area terbakar mencapai 3.896,43 hektare.

Setelah meninjau kawasan Petuk Katimpun, Raja Juli bersama Gubernur Kalimantan Tengah dan jajaran melanjutkan peninjauan penanganan karhutla di wilayah Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau.

Baca juga: Menhut: Mereka yang tengah berjibaku lawan karhutla adalah pahlawan

Baca juga: Menhut dorong gerakan pemulihan hutan dan ekosistem dalam HKAN 2026

Pewarta: Muhammad Arif Hidayat
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.