Menkes bersama Gubernur Kalteng pastikan layanan kesehatan berjalan optimal saat karhutla
Menkes bersama Gubernur Kalteng pastikan layanan kesehatan berjalan optimal saat karhutla
Jumat, 23 Oktober 2026 22:46 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan lainnya meninjau layanan kesehatan dan rumah oksigen di kawasan RTH Bundaran Besar Palangka Raya, Jumat (23/10/2026). (ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Kalteng)
Palangka Raya (ANTARA) - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta warga membatasi aktivitas di luar ruangan untuk meminimalkan dampak kesehatan akibat asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Tolong sekali lagi dipastikan jangan ke luar rumah kalau tidak perlu terutama kaum rentan seperti balita, ibu hamil atau orang tua, itu sebaiknya stay di rumah," kata Menkes usai meninjau sarpras dan layanan di RSUD Doris Sylvanus, Palangka Raya, Jumat.
Dalam kegiatannya di Palangka Raya, selain meninjau RSUD Doris Sylavnus, Menkes juga meninjau Puskesmas Menteng, Rumah Oksigen RTH Bundaran Besar Palangka Raya, Puskesmas Panarung hingga rumah oksigen lainnya. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan lainnya turut mendampingi selama peninjauan.
Menteri Kesehatan menyampaikan pemerintah telah menyalurkan berbagai bantuan medis untuk mendukung penanganan dampak karhutla, di antaranya 137.000 masker KN95 dan 500.000 masker bedah, terutama untuk wilayah dengan tingkat polusi tinggi.
Kemudian bantuan juga mencakup 50 unit oxygen concentrator, 35 unit nebulizer, 100 tabung oksigen, 37 unit air purifier, 270 botol multivitamin sirup, 800 strip multivitamin tablet, serta obat-obatan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat terdampak karhutla.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memastikan kesiapan fasilitas kesehatan untuk melayani masyarakat terdampak karhutla.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dalam melayani masyarakat terdampak kabut asap. Koordinasi dengan pemerintah pusat serta dukungan sarana medis diperlukan untuk mengoptimalkan penanganan kesehatan,” terangnya.
Baca juga: Gubernur Kalteng tekankan pentingnya kebersamaan saat hasupa hasundau tokoh lintas agama
Baca juga: Gema doa Hari Santri untuk keselamatan masyarakat Kalteng dari karhutla
Baca juga: Saat karhutla, gubernur hadir langsung kawal masyarakat Seruyan perjuangkan hak plasma perkebunan
Baca juga: Dua aksi massa berbeda suarakan tentang karhutla di Kalimantan Tengah
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.