Menko PM pastikan keselamatan warga prioritas penanganan gempa NTT - ANTARA News Jawa Timur
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan duka cita mendalam atas gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas pemerintah.
"Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Kemenko PM, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi yang melanda NTT. Semoga seluruh korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," kata Muhaimin Iskandar di Jakarta, Minggu.
Muhaimin menegaskan bahwa dalam situasi bencana, keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama.
Pemerintah, kata dia, akan terus bergerak memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani, baik dalam masa tanggap darurat maupun proses pemulihan pascabencana.
"Yang paling utama saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat. Pemerintah akan terus bekerja untuk menangani dampak bencana ini dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan perlindungan serta bantuan yang dibutuhkan," katanya.
Muhaimin Iskandar juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan kepada masyarakat NTT yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana tersebut.
Ia menegaskan pemerintah akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memastikan penanganan bencana berjalan secara terpadu, termasuk dalam tahapan pemulihan dan pembangunan kembali wilayah yang terdampak.
"Pemerintah tidak akan tinggal diam. Penanganan harus dilakukan bersama-sama, cepat dan terkoordinasi, agar masyarakat dapat segera bangkit dan kembali menjalankan kehidupan mereka," katanya.
Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan 5.000 paket sembako untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di NTT.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk bergerak cepat dalam penanganan dampak bencana sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.