kingsheadwye.com

Mensesneg: Libur sekolah akibat karhutla sifatnya situasional - ANTARA News Gorontalo

Jakarta (ANTARA) - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah menyatakan kebijakan meliburkan sekolah akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersifat situasional dan disesuaikan dengan kondisi di masing-masing daerah.

Ia menyebut Istana telah melakukan koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno terkait langkah penanganan dampak karhutla, termasuk penyesuaian kegiatan sekolah apabila kondisi di lapangan dinilai membahayakan.

"Bilamana dirasa di lapangan untuk disesuaikan, ya kita tidak ada masalah. Jadi disesuaikan dengan kondisi di daerah masing-masing," ujar Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.

Menurutnya, keputusan terkait kegiatan sekolah perlu melihat kondisi di masing-masing daerah. Pemerintah memberikan kewenangan kepada pihak yang memahami kondisi lapangan untuk mengambil langkah taktis sesuai kebutuhan.

"Iya dong, ya kita lihat situasional di lapangan," ucapnya.

Ia menegaskan penanganan karhutla menjadi prioritas. Pemerintah pusat telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan penanganan di lapangan, baik secara administratif maupun logistik, tidak menjadi kendala.

Lebih lanjut, Prasetyo menyampaikan perkembangan penanganan karhutla di sejumlah wilayah. Di kawasan Bromo, misalnya, berdasarkan laporan terakhir masih terdapat dua titik api yang sedang ditangani.

Kondisi cuaca yang kering akibat fenomena El Nino menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman. Oleh karena itu, Prasetyo mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari TNI, Polri, relawan hingga masyarakat.

Selain pemadaman, pemerintah mengimbau masyarakat untuk mencegah munculnya titik api baru. Masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok dan korek api secara sembarangan serta menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar.

Menurut dia, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak agar kebakaran dapat segera dipadamkan sekaligus mencegah meluasnya titik api baru.

Ia menambahkan penyesuaian kegiatan juga dapat dilakukan pada aktivitas lain yang terdampak karhutla. Sebelumnya, operasional Taman Nasional Bromo Tengger Semeru juga sempat ditutup akibat kondisi di lapangan.

"Tidak hanya anak sekolah ya, seperti Taman Nasional Bromo Tengger Semeru kemarin kan juga secara operasional kemudian ditutup kan gitu. Itu kan situasional aja. Artinya taktis di lapangan kami berikan izin kepada teman-teman yang memang mengerti betul kondisi di lapangan," imbuh Prasetyo.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mensesneg: Libur sekolah akibat karhutla sifatnya situasional

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.