Mensos ajak seluruh pegawai kawal ASRI dan jadi agen Perlinsos
Mensos ajak seluruh pegawai kawal ASRI dan jadi agen Perlinsos
Sabtu, 26 September 2026 21:51 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengecek kamera pengawas (CCTV) untuk mengetahui kondisi berbagai sudut gedung Kementerian Sosial di Jakarta. ANTARA/HO-Kemensos
Jakarta (ANTARA) - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak seluruh pegawai Kementerian Sosial untuk mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) dan menjadi agen Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Ajakan ini disampaikan Gus Ipul saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
“Saya mengajak seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Sosial untuk terus membiasakan diri terlibat menjaga kebersihan kantor. Kita dukung penuh Gerakan ASRI Bapak Presiden yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah,” kata Gus Ipul usai mengecek area lobi gedung, ruang audio, toilet, hidran, dan sejumlah ruangan di kantor Kemensos. Sidak juga dilakukan melalui pemantauan berbagai sudut gedung dari layar CCTV.
Mensos mengatakan menjaga kebersihan kantor tidak semata-mata menjadi tanggung jawab petugas kebersihan. Seluruh pegawai memiliki kewajiban bersama untuk menjaga lingkungan kerja tetap bersih, indah, dan nyaman.
Dia meminta kebiasaan tersebut dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kebersihan ruang kerja, toilet, pantri, tempat ibadah, hingga sudut-sudut kantor.
“Jika melihat sampah, ambil dan buang pada tempatnya. Bantu kantor kita ini untuk bisa dirasakan kenyamanannya oleh semua pihak,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, dia juga mengajak seluruh pegawai Kemensos menjadi relawan sekaligus Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) untuk membantu masyarakat mengakses layanan digital perlindungan sosial.
Mensos mengatakan keterlibatan pegawai Kemensos diperlukan untuk menyukseskan digitalisasi bansos, terutama karena masih terdapat masyarakat yang menghadapi berbagai kendala dalam mengakses layanan digital.
“Dalam kesempatan ini saya mengajak jajaran Kementerian Sosial untuk semuanya bisa menjadi agen-agen Perlinsos. Caranya mudah, daftarkan diri Anda lewat web Perlinsos.kemensos.go.id, kemudian ikuti langkah-langkah di situ. Setelah menjadi agen Perlinsos, bantu tetangga-tetangga terdekat terlebih dahulu,” katanya.
Menurut Gus Ipul, digitalisasi bansos merupakan salah satu langkah pemerintah untuk meningkatkan layanan perlindungan sosial dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang memenuhi kriteria.
“Kita tahu pemerintah di bawah arahan Bapak Presiden Prabowo terus ingin meningkatkan layanan, ingin meningkatkan layanan-layanan teknologi sebagai perangkat yang bisa menjangkau lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan layanan pemerintah. Digitalisasi bansos menjadi salah satu upaya pemerintah dalam rangka untuk memberikan bantuan-bantuan kepada mereka yang memenuhi kriteria,” katanya.
Gus Ipul menjelaskan, belum semua masyarakat terbiasa menggunakan layanan digital. Sebagian belum memiliki telepon pintar, sementara lainnya telah memiliki perangkat tetapi belum mengetahui cara mendaftarkan diri atau masih membutuhkan pendampingan.
Pegawai Kemensos dapat memulai peran tersebut dari lingkungan terdekat dengan membantu tetangga yang membutuhkan pendampingan.
Gus Ipul berharap seluruh pegawai Kemensos dapat menjalankan kedua peran di atas secara bersama-sama. Pegawai Kemensos diharapkan dapat memberikan pelayanan perlindungan sosial yang semakin mudah diakses masyarakat sekaligus membangun lingkungan kerja yang bersih dan nyaman.
“Bantu Kementerian Sosial untuk bisa memberikan layanan yang lebih hebat, tentu tanpa korupsi. Sekali lagi, mari kita memberikan layanan kepada masyarakat tanpa korupsi,” katanya.
Pewarta : Santoso
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026