Minum Banyak Kopi Tak Selalu Bikin Susah Tidur, Ini Kata Peneliti
Jakarta -
Asupan kafein yang tinggi seperti dari kopi disebut bisa membuat sulit tidur. Apakah hal itu benar? Berikut penjelasannya menurut penelitian terbaru.
Kopi merupakan minuman yang umum dikonsumsi setiap hari. Meski rasanya pahit nutty atau fruity, tapi banyak yang menggemarinya karena kandungan kafein pada kopi dapat berperan dalam meningkatkan energi.
Beberapa orang mengatakan kalau minum kopi bisa membuat sulit tidur. Namun ada juga yang merasa minum kopi dengan kafein tinggi justru membuat tidur lebih lelap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Women's Health Magazine (18/9/2026), sebuah penelitian yang baru saja diterbitkan dalam 'Journal of Psychopharmacology' menunjukkan adanya sedikit manfaat dari konsumsi kafein dalam jumlah besar, yaitu disebut dapat memperbaiki satu aspek kualitas tidur.
Dalam penelitian ini, para peneliti menganalisis data dari lebih dari 485.000 orang yang berpartisipasi dalam UK Biobank dan 1.700 orang dari kohort HypnoLaus.
UK Biobank adalah basis data biomedis jangka panjang, sedangkan kohort HypnoLaus merupakan studi asal Swiss yang mencakup data mengenai genetika, asupan kafein, tidur, dan lainnya.
Peneliti menemukan kalau penilaian kualitas tidur peserta serta kecenderungan mereka sebagai tipe orang yang aktif di pagi hari atau malam hari tidak bergantung pada seberapa banyak kafein yang mereka konsumsi dalam sehari. Jadi, bukan tipe orangnya, melainkan jumlah minuman berkafein yang mereka konsumsi.
Berdasarkan model statistik yang digunakan dalam analisis tersebut, ditemukan bahwa konsumsi 4 porsi atau lebih minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan soda sering dikaitkan dengan total waktu tidur yang lebih singkat. Bagi mereka yang mengonsumsi lebih sedikit, justru lebih lama tidurnya.
Namun, ada juga yang menemukan kalau beberapa orang yang minum banyak kafein memiliki kedalaman tidur yang lebih dalam dibandingkan mereka yang mengonsumsi lebih sedikit.
Studi lain juga mendukung soal fakta mengenai kualitas tidur menjadi menurun ketika minum kopi (kafein tinggi) pada sore hari.
Studi tahun 2013 yang diterbitkan oleh International Urogynecology, menemukan bahwa wanita yang minum kafein dalam jumlah besar lebih mungkin mengalami inkontinensia urin daripada yang tidak mengonsumsi atau mengonsumsi dalam jumlah sedang.
Inkontinensia urin adalah frekuensi buang air kecil yang sering berpotensi membuatmu terjaga di malam hari.
Lantas, berapa idealnya kandungan kafein tinggi untuk minum kopi per hari? Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) merekomendasikan asupan kafein harian, yaitu sebesar 400 miligram kafein per hari atau setara dengan 3-4 cangkir kopi yang mana 1 cangkir (237 ml) mengandung sekitar 80-100 mg kafein.
(yms/adr)