Model dengan Kulit 2 Warna Viral, Ternyata Bukan Manusia Asli
Kiki Oktaviani - wolipop
Jumat, 31 Jul 2026 06:15 WIB
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Jakarta - Model dengan kulit dua warna jadi viral. Keasliannya dipertanyakan. Ternyata memang bukan manusia asli, melainkan influencer AI.
Video seorang model dengan wajah dan tubuh terbagi dua warna sempat membuat jutaan pengguna media sosial terpukau. Penampilannya yang sangat unik bahkan membuat banyak orang mengira ia memiliki kondisi kulit langka. Belakangan terungkap bahwa sosok tersebut ternyata bukan manusia sungguhan. Foto: Media Sosial Eva Delonne
Video yang telah ditonton lebih dari 1,4 juta kali itu menampilkan perempuan dengan garis tegas membelah wajah dan tubuhnya. Satu sisi berwarna cokelat gelap, sementara sisi lainnya berkulit sangat terang. Banyak netizen menyebut penampilannya seperti terlalu sempurna untuk menjadi nyata. Foto: Media Sosial Eva Delonne
"Dia benar-benar perpaduan terbaik dari dua dunia. Cantiknya luar biasa," tulis salah satu pengguna media sosial. Foto: Media Sosial Eva Delonne
Belakangan diketahui perempuan tersebut adalah Eva Delonne, seorang virtual influencer berbasis kecerdasan buatan (AI). Di akun Instagram-nya yang kini telah dihapus, Eva memperkenalkan diri sebagai penyanyi, penari, sekaligus seniman visual dan telah mengumpulkan sekitar 1 juta followers. Foto: Media Sosial Eva Delonne
Salah satu videonya yang paling viral memperlihatkan dirinya duduk di sebuah acara mode dengan blazer kulit hitam, kalung mutiara, dan rambut pirang yang disanggul. Sekilas, tak ada yang terlihat janggal hingga banyak orang mengira ia benar-benar manusia. Foto: Media Sosial Eva Delonne
Namun, identitas Eva mulai dipertanyakan setelah muncul berbagai analisis dari komunitas internet, termasuk Reddit, YouTube, hingga fitur Community Notes di media sosial. Mayoritas menyimpulkan bahwa seluruh sosok Eva merupakan hasil rekayasa AI. Foto: Media Sosial Eva Delonne
Beberapa detail akhirnya membongkar ilusi tersebut. Pola warna kulitnya dinilai terlalu simetris untuk menyerupai vitiligo alami. Selain itu, pengguna juga menemukan pencahayaan yang berubah-ubah, warna mata yang tidak konsisten, batas warna kulit yang bergeser di beberapa unggahan, hingga gerakan tangan yang sesekali mengalami glitch. Sebagian warganet bahkan mengaku mulai kehilangan kepercayaan terhadap media sosial karena semakin sulit memastikan keaslian sebuah konten. Foto: Media Sosial Eva Delonne
(Kiki Oktaviani)
Tags
Lihat lainnya
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
WOli Best Buy